Medan pphe Cyber News – Peristiwa tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba saat masyarakat sedang berlibur dan bersukaria sungguh sangat memprihatinkan. Memang tuhan yang menentukan ajal manusia. Tapi melihat persiapan armada khususnya di daerah wisata sama sekali luput dari perhatian pemerintah khususnya pada momen hari raya dan tahun baru. Regulasi pemerintah untuk menyelamatkan rakyatnya dari kecelakaan di daerah wisata bahkan tak pernah terpikirkan.

Rabu (20/6) pphe cyber news melakukan kunjungan ke daerah wisata di kawasan Percut Deliserdang, Sumatera Utara. Ternyata benar di kawasan wisata tersebut tampak perahu nelayan dialih fungsikan menjadi perahu pengangkut penumpang. Minat masyarakat cukup tinggi untuk menaiki perahu nelayan yang dialih fungsikan tersebut. Namun jika melihat kelengkapan keselamatan diperahu misalnya pelampung sama sekali terabaikan. Bahkan saat pphe cyber news menanyakan langsung kepada sopir perahu yang bersangkutan mengatakan tidak mempunyai satupun alat keselamatan seperti pelampung. Padahal tujuan perahu tersebut mencapai selat malaka.

Alih Fungsi Kapal Nelayan Menjadi Angkutan Umum Tanpa Dilengkapi Alat Keselamatan Di Kawasan Percut Deli Serdang Sumatera Utara

Alih Fungsi Kapal Nelayan Menjadi Angkutan Umum Tanpa Dilengkapi Alat Keselamatan Di Kawasan Percut Deli Serdang Sumatera Utara

Namun demikian tidak semua pengunjung mengabaikan alat keselamatan tersebut. Beberapa calon penumpang justru mempertanyakan alat pelampung tersebut saat ingin menggunakan kapal nelayan tersebut.

Diharapkan pihak pihak yang berkompeten agar melakukan penataan dibidang keselamatan pelayanan di daerah wisata. Jangan tunggu korban lagi seperti tragedi tenggelamnya sebuah kapal di perairan danau toba yang menelan cukup banyak korban. Jangan biarkan kegirangan masyarakat menjadi rasa duka yang mendalam.

Tag: » Dipublikasikan : Juni 20th, 2018 under Sumatera Terkini, Wisata Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan