Medan pphe cyber News – PN Majelis hakim Medan yang diketuai oleh Firman SH menyidangkan kasus Narkotika dengan terdakwa Verikas Mindaugas (28) warga Lithuania, Kamis (9/4). Dalam sidang perdana ini diagendakan pembacaan dakwaan oleh JPU Emmy Lubis.

Verikas Mindaugas

Verikas Mindaugas saat diserahkan Poldasu ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

Dalam dakwaannya JPU menyatakan bahwa terdakwa telah bersalah membawa 2,290 KG ke indonesia. Atas perbuatan membawa barang haram tersebut, JPU menjerat Verikas Mindaugas  dengan pasal berlapis yakni pasal 112, 114 dan pasal 115 UU No: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Muhammad Efendy Barus SH MH, dan Rahmadani SH selaku kuasa hukum Verikas usai persidangan mengatakan bahwa verikas tidak mengetahui barang yang dibawanya adalah Narkotika. Verikas hanya mengetahui bahwa barang yang dibawanya akan diserahkan ke Mr Black.
Barus juga mengatakan tidak akan membuat eksepsi atas dakwaan JPU.

Menurut M Efendy Barus SH meskipun Verikas Mindaugas warga Lithuania namun ia berdomisili di Macau.

“Nah dia berangkat dari macau menuju Indonesia via Malaysia ” ujar Barus.

Sebelumnya petugas Bea dan Cukai di Bandara KNIA mengamankan Verikas Mindaugas (28) warga Negara Republik Lithuania karena kedapatan membawa 3.290 gram methaphetamine (sabu-sabu).

Verikas ditangkap tak lama setelah turun dari pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan AK 392 dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Penangkapan Verikas  berawal dari kecurigaan petugas Custom Narcotic Team (NCT) Bea dan Cukai. Mereka mencurigai tas yang dibawa laki-laki itu karena dari citra mesin X-Ray terlihat masih ada 4 tas di dalamnya.

Setelah pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan kristal bening methaphetamine dari dinding 3 tas wanita yang dibawa dalam koper Verikas. Dari dinding tas wanita warna silver ditemukan 449 gram methaphethamine, dari tas merah didapati 406  gram, dan dari tas warna cokelat ditemukan 415 gram narkotika itu.

Jumlah lebih besar ditemukan pada ransel biru yang ditemukan di dalam koper Verikas. Sekitar 2.020 methaphetamine ditemukan dari tas itu.

Berat total bruto kristal yang kita temukan 3.290 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium benda itu positif narkotika golongan I jenis methaphetamine.

Petugas Bea dan Cukai kemudian menyerahkan Verikas ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Tag: » Dipublikasikan : April 9th, 2015 under Narkotika, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan