Medan pphe Cybernews – PN Medan kembali menyidangkan perkara Narkotika dengan terdakwa Egha Halim alias

2 Terdakwa Produksi Narkotika Divonis Seumur Hidup

2 Terdakwa Produksi Narkotika Divonis Seumur Hidup

A Hui dan Hendra alias A Wa dengan berkas terpisah. Dalam putusannya Majelis hakim menyatakan bahwa kedua terdakwa tersebut telah melanggar pasal 132 UU Narkotika no 35 Tahun 2009.

Dalam pertimbangannya, Majelis hakim PN Medan yang diketuai oleh Firman,SH berpendapat meskipun saat ditangkap tidak ditemukan Narkotika jenis pil Ekstasi namun kedua terdakwa telah mempunyai niat memproduksi dan produksi telah dilakukan sebelumnya.

Oleh karena itu majelis hakim menjatuhkan vonis kepada kedua terdakwa yakni Egha Halim alias A Hui dan Hendra alias A Wa dengan hukuman seumur hidup.

Penasehat hukum kedua terdakwa langsung menyatakan banding, sementara JPU Rizky dan Cardiana memyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, petugas dari Sat Res Narkoba Polresta Medan melakukan penggrebekan di satu unit rumah toko (ruko) yang dijadikan pabrik pembuatan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi (home industri) di Kompleks Ruko Katamso, Jalan Brigjen Zein Hamid No 23 A, Medan pada Rabu tanggal 7 Juli 2014 lalu. Dari lokasi itu, polisi menangkap 2 pria bersama sejumlah narkotika setengah jadi serta alat dan bahan pembuatnya.

Ruko di tepi jalan itu merupakan bekas toko besi Usaha Jadi Jaya. Dari dalam ruko, petugas menangkap Egha Halim (44) dan Hendra alias A Hui (30). Egha Halim merupakan residivis dalam kasus narkotika dan dihukum hampir 5 tahun. Dia ditangkap di kawasan Aksara.

Selain keduanya, polisi juga menemukan peralatan lengkap untuk pembuatan sabu-sabu dan ekstasi seperti tabung reaksi, beaker glass, labu destilasi, dan timbangan. Bahkan, petugas juga mengamankan bahan-bahan kimia seperti epedrin, aseton, HCl, soda api, alkohol 96 persen, posfor merah, dan aquades.

Barang bukti yang ditemukan 13 liter cairan sudah di tes laboratorium forensik diantaranya terbukti mengandung metaphetamine. Juga ada bubuk yang tinggal diolah jadi ekstasi. Seluruh barang bukti yang ditemukan diperkirakan bisa membuat 1,2 kg sabu-sabu. Narkotika itu bisa dibuat oleh kedua terdakwa dalam sepekan

Tag: » Dipublikasikan : Maret 19th, 2015 under Narkotika, Sumatera Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan