Jakarta pphe cybernews -Ibrahim Hasan alias Hongkong, eks anggota DPRD Langkat Sumatera Utara dari fraksi lolos dari hukuman mati dan hanya divonis pidana 20 tahun penjara oleh majelis hakim PN Kuala Simpang Aceh Tamiang yang diketuai oleh Fadli SH.

Ibrahim hasan

Bandar Sabu eks Anggota DRPD Langkat Fraksi Nasdem miliki 105 Kg sabu dan 30 Ribu pil Ekstasi hanya Divonis 20 Tahun Penjara

Lolosnya Ibrahim dari hukuman mati itu disampaikan oleh Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4/2019).

“Pada hari ini, Selasa, 30 April 2019, Pengadilan Negeri Kuala Simpang menjatuhkan putusan pidana penjara selama 20 tahun terhadap terdakwa Ibrahim bin Hasan alias Hongkong, Ibrahim Ahmad, Abdul Rahman, Joko Susilo, Rinaldi Nasution alias Naldi, Ibrahim alias Jampong, Firdaus bin Sulaiman alias Daus, dan Syafwadi,” ujar Mukri.

Selain Ibrahim, satu terdakwa lainnya, yakni Amat Atib, divonis pidana 18 tahun penjara. Ibrahim dan para terdakwa lainnya terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Kuala Simpang ini jauh lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang dengan menuntut pidana mati terhadap masing-masing terdakwa Ibrahim bin Hasan alias Hongkong, Ibrahim Ahmad, Abdul Rahman, Joko Susilo, Rinaldi Nasution alias Naldi, Ibrahim alias Jampong, Firdaus bin Sulaiman alias Daus, dan Syafwadi, sedangkan untuk terdakwa Amat Atib dengan pidana penjara seumur hidup,” papar Mukri.

Ibrahim dan para terdakwa lainnya menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. Begitu juga pihak jaksa penuntut umum.

Adapun barang bukti kasus Ibrahim adalah 70 bungkus sabu dengan berat bruto 73.505 gram dan 6 bungkus berisi 30 ribu butir pil ekstasi atau seberat sekitar 8.163 gram.

Sebelumnya Abdul Basir Selaku JPU menuntut Ibrahim dengan hukuman mati. JPU Ibrahim mengatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat 2 UU No 35/2009 tentang Narkotika, meminta agar majelis hakim PN Kuala Simpang menjatuhkan pidana mati terhadap terdakwa Ibrahim Hasan.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ibrahim Hasan Alias Hongkong berupa pidana mati,” seperti yang dikutip dari tuntutan JPU dalam surat tuntutannya Nomor perkara: 405/Pid.Sus/2018/PN Ksp.

Berikut 8 terdakwa jaringan Ibrahim yang juga dituntut mati dan seumur hidup adalah:

1. Rinaldi Nasution Alias Naldi (Nomor Perkara: 408/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
2. Abdul Rahman (Nomor Perkara: 401/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
3. Joko Susilo (Nomor Perkara: 407/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
4. Ibrahim Ahmad (Nomor Perkara: 404/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
5. Ibrahim Alias Jampok (Nomor Perkara: 406/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
6. Firdaus Bin Sulaiman Alias Daus (Nomor Perkara: 403/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
7. Syafwadi (Nomor Perkara: 409/Pid.Sus/2018/PN Ksp).
8. Amat Atib (Nomor Perkara: 402/Pid.Sus/2018/PN Ksp). (Tuntutan Seumur Hidup)

Ibrahim Hasan ditangkap oleh petugas BNN bersama enam rekannya di perairan Selat Malaka, Sumut, Minggu (19/8/2018). Ada sebelas orang yang ditangkap dalam kasus ini dan barang bukti 105 kilogram sabu serta 30 ribu pil ekstasi yang disita dalam pengungkapan kasus ini.

Tag: » Dipublikasikan : April 30th, 2019 under Narkotika, Sumatera Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan