Padang Panjang – pphe cybernews
Dalam rangka Mengimplementasikan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang melalui Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) terus berinovasi memberikan pelayanan terintegrasi dan memiliki dokumen administrasi kependudukan (Adminduk).

Padangpanjang

Fadly Amran”Ciptakan Pelayanan Terintegrasi dan Wujudkan Masyarakat Sadar GISA”

Kepala Disdukcapil Kota Padang Panjang, Maini mengatakan, penerapan pelayanan integrasi dokumetasi kependudukan tersebut pelayanan berupa pembuatan Kartu keluarga (KK), Akte Kelahiran anak, Kartu Identitas Anak yang baru lahir dan dokumen lainnya.

“Inovasi yang kita lakukan ini, guna memudahkan warga dalam pengurusan dokumen Administrasi kependudukan (Adminduk).Di dalam pelayanan ini, satu pengurusan bisa mendapatkan beberapa dokumen sekaligus, dan itu hanya dalam satu kali pengajuan atau permohonan. Pelayanan ini disebut pelayanan 3 in 1, 4 in 1, 5 in 1, bahkan adda 6 in 1,” ujar Maini, dalam kegiatan sosialisasi GISA di Kantor Camat Padangpanjang Timur ,Selasa (12/10).

Sementara itu pengurusan dokumentasi Adminduk , seperti anaknya yang baru lahir, atau warga muslim dan non muslim yang baru nikah,masyarakat cukup mengajukan satu kali pengajuan permohonan.

“Pelayanan ini diberikan oleh negara pada masyarakat secara gratis dan warga bisa langsung mengurus keperluan dokumen Adminduk tanpa calo.Silahkan datang ke Kantor Dukcapil dan segera masukkan pengajuan atas permohonan kita,” sebutnya.

Sementara itu Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dalam paparannya mengatakan,inovasi system pelayanan pengurusan dokumen adminduk yang dilaksanakan Disdukcapil Kota Padang Panjang dalam melayani masyarakat dinilai sangat efaktif dan memudahkan masyarakat dalam pengurusan administrasi. Namun, untuk kelancaran pengurusan masyarakat sebelumnya telah mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

“Jika persyaratan sudah lengkap, maka dengan segera dilakukan pencetakan, hanya menunggu beberapa menit dokemen administrasi masyarakat sudah selesai,”katanya.

Upaya percepatan dan perbaikan layanan Adminduk tersebut, sebut Fadly Amran yang baru seminggu di lantik jadi Wali Kota Padang Panjang ini, mengintruksikan Disdukcapil untuk lebih awal mengimplementasi sesuai pelayanan berstandar ISO dengan beragam inovasi pelayanan yang terintegrasi.

Seperti pelayanan melalui program “Salam 5 Menit, 15 Menit, 30 Menit hingga Salam 1 Jam. “Inovasi ini sudah diterapkan sejak 2016 lalu,dari cerminan kecepatan penerbitan KTP-E dan dokumen, sehingga capaian target di tingkat Nasional untuk Kota Padang Panjang sudah tercapai, akan tetapi Disdukcapil tetap memastikan kalau seluruh penduduk Kota Padang Panjang, sudah memiliki Akta Kelahiran, atau Disdukcapil akan jemput bola” sebut Fadly Amran.

Dikatakannya lagi, pelayanan langsung dari rumah ke rumah, terutama untuk menyisir penduduk yang memiliki keterbatasan seperti warga yang sakit, tuna netra, warga jompo, dan keterbatasan lainnya. Pelayanan dari rumah kerumah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan semua inovasi, karena ini adalah Instruksi Mendagri Nomor 470/837/SJ Tentang Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA)

Secara Nasional, GISA telah dicanangkan oleh Mendagri pada Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Rakornas Dukcapil) Tahun 2018 di Kota Batam, Kepulauan Riau pada tanggal 08 Februari 2018 lalu. Maka GISA adalah sebuah gerakan untuk membangun ekosistem bagi semua pihak, masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengguna, akan pentingnya sadar Adminduk.

“Sadar Adminduk itu ditunjukkan dalam 4 hal, yakni sadar akan pentingnya dokumen kependudukan, pentingnya pemutakhiran data kependudukan, pentingnya pemanfaatan datakependudukan untuk semua urusan, dan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat,” ujar Fadly Amran, sekaligus membuka sosialisasi “Sukseskan GISA” di Kota Padang Panjang Serambi Mekkah.(edi)

Tag: » Dipublikasikan : Oktober 17th, 2018 under Sumatera Barat Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan