Medan pphe cybernews – Terkait pemberitaan dimedia yang menyebutkan salah seorang guru SD berinisial S di Langkat telah mengikat lidah muridnya adalah tidak benar dan menyesatkan. Demian dikatakan S saat dikomfirmasi di Medan.

Guru Ikat Lidah Muridnya Adalah Berita Hoax

Guru Ikat Lidah Muridnya Adalah Berita Hoax

” saya tidak benar melakukan itu, memang ada saya mengatakan akan mengikat lidahnya.hal ini saya lakukan dalam konteks mendidik karena anak tersebut telah menyebut saya dan salah seorang gurunya dengan kata kata kotor ( ibu V, anjing dan hari berikutnya ibu S anjing ) ” ujar S saat dikomfirmasi.

S juga mengatakan bahwa dirinya menjalankan tugas pembinaan sebagai dan guru tidak ada maksud lain. S menilai tidak sepantasnya seorang guru membiarkan anak muridnya melakukan tindakan yang amoral.

Tindakan sekolah memulangkan murid tersebut juga merupakan pembinaan agar murid tersebut dibina oleh orang tuanya sendiri lanjut S.

S merasa profesinya sebagai guru telah dilecehkan dengan berita berita yang ada dan ancaman agar dia dipindahkan dari sekolah tersebut. Oleh karena itu S akan melaporkannya kepada pihak yang berwajib termasuk jika ada pihak pihak yang menunggangi masalah ini.

“Seharusnya masalah ini tidak perlu dibesar besarkan karena menyangkut pembinaan. Dan saya heran juga kenapa sampai ada permintaan agar saya dipindah tugaskan” ujar S.

Sebelumnya S dituding telah mengikat lidah anak muridnya dengan tali karena menyebut guru gurunya “anjing”. Permasalahan ini juga telah coba diselesaikan oleh pihak sekolah. Dan beberapa saksi yang hadir menyaksikan proses pembinaan yang dilakukan S juga sudah diminta keterangan oleh pihak sekolah.

Hasilnya, para saksi yang terdiri dari 20 murid kelas VI dan seorang guru berinisial ST mengatakan bahwa tidak benar S mengikat lidah muridnya.

Tag: » Dipublikasikan : September 2nd, 2018 under Pendidikan Oleh redaksi | 6 Comments »

6 Responses to “Guru Ikat Lidah Muridnya Adalah Berita Hoax”

  1. ina berkata:

    Saya sebagai guru cukup prihatin mendengar berita ini. Tidak ada salahnya guru memberikan hukuman sugesti pada anak agar tdk melakukan kesalahan yg sama berulang kali. Semoga ibu s mendapatkan keadilan. Sy yakin mengikat lidah hanya sugesti dan tidak benar2 dilakukan. Sebenarnya sekarang guru serba salah dibina malah dituduh macam2. Saya dukung agar ibu s melaporkan ke aparat hukum. Jangan sedikit sedikit guru yg disalahkan. Kami guru bukan dididik untuk menyiksa anak tapi melakukan pembelajaran dan pembinaan. Laporkan az buk biar orang tuanya sadar.

    • Cornell berkata:

      Berita yg merugikan semangat para pendidik dalam mendidik anak didiknya. Harus dicari sumber berita awal dan diproses hukum atas berita yg dikeluarkan. Karna merugikan dunia pendidikan

    • Cornell berkata:

      Edan yg buat beritanya. Cari sumber beritanya dan proses hukum. Suruh orang tuanya didik sendiri.

  2. Ati berkata:

    Trimakasih supportnya bu Ina..😢😢😭😭😭🙏🙏

  3. Cornelis kerans berkata:

    Harus dicari dan diproses hukum sumber beritanya. Hal ini sangat menurunkan semangat para pendidik dalam proses mendidik. Jangan meninitipkan anaknya untuk dididik kalau tdk percaya pada para pendidik. Didik sendiri saja. Anak seusia itu sdh pandai membuat berita? Atau orantuanya yg pintar?


Selamat Datang Bos , Leave a Reply to Cornelis kerans dengan sopan