Jakarta pphe cybernews – KPK kembali berhasil melakukan OTT terhadap walikota kendari dan calon gubernur Sulawesi Tenggara. Dalam OTT tersebut KPK mengamankan 4 orang tersangka dan bukti transfer uang sebesar 2.8 Milyar diduga sebahagian komisi dari proyek sebesar 65 Milyar, Rabu (28/2).

Ketua KPK Basaria Saat Komfrensi Pera Di Gedung KPK

Pada komfrensi pers Kamis (1/3) , Ketua KPK Basaria mengatakan bahwa dalam operasi tangkap tangan atau OTT di Sulawesi Utara KPK menangkap 4 orang satu diantara mereka adalah. Adriatma Dwi Putra (ADP) adalah walikota Kendari, Asrun Calon Gubernur Sulawesi Tenggara periode 2018-2023 dan Hasmun Hamzah direktur PT Sarana Bangun Nusantara serta seorang kepercayaan Asrun Bernama Fatmawaty Faqih mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari.

“sebagai Pemberi HAS direktur PT Sarana Bangun Nusantara dan sebagai penerima ADR walikota kendari. ASR swasta calon gubernur sulawesi Tenggara.dan FF seseorang kepercayaan Asrun” ujar Basaria.

Basaria juga menjelaskan bahwa keterlibatan Hasmun Hamzah direktur PT Sarana Bangun Nusantara sudah lama yakni sejak Adriatma Dwi Putra menjadi walikota sekira 10 tahun yang lalu.

“HAS direktur PT Sarana Bangun Nusantara sudah lama mengikuti dan menjalankan sebahagian besar proyek sejak ADP menjadi walikota” ujar Basaria.

Selanjutnya Basaria mengakua ada permintaan merulang kali.

” ya ada indikasinya karena ada perkataan Kebutuhan semangkin meningkat ” ujar Basaria.

Menurut Basaria Hasmun sebagai pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 (a) atau (b) atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara sebagai pihak penerima, Adriatma, Fatmawaty, dan Asrun disangkakan melanggar Pasal 11 atau Pasal 12 Huruf a atau b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Tag: » Dipublikasikan : Maret 1st, 2018 under Nasional Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan