Medan pphe Cyber News – Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin meresmikan Kampong Ramadhan salah satu kegiatan Ramadhan fair di kota Medan, Selasa (23/6) malam di Lapangan Cadika  Pramuka Medan Johor. Kampong Ramadhan ini adalah even yang ketiga diresmikan oleh Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin,  sebelumnya adalah Ramadhan Fair di Taman Sri Deli dan Ramadhan Fair di Lapangan Bola Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Peresmian Kampong Ramadhan ini dihadiri Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan, Ketua Pengadilan Negeri Medan Ahmad Solihin SH, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan H Iwan Zulhami SH, Ketua FKUB Kota Medan Drs H Palit Muda Harahap, Ketua Nahdatul Ulama Sumut H Afifuddin Lubis, serta para ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin mengatakan, Lapangan Cadika Pramuka Medan Johor telah diperkenalkan sebagai kampong Ramadhan. Hal ini dilakukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok. Lokasi Kampong Ramadhan sebagai “ Plaza hijau masyarakat “ berfungsi sebagai tempat melakukan aktifitas sosial relegius yang bernuansa Islam didalam menyemarakkan bulan Ramadhan.

Eldin juga menerangkan dalam menyambut bulan suci Ramdhan dan Idul Fitri, Kota Medan telah memiliki agenda tetap yakni melaksanakan Ramadhan Fair. Menurut Eldin, perkembangan even even Ramadhan tersebut dinilai mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.  Selain itu kegiatan Ramadhan ini memberikan manfaat secara sosial, ekonomi serta keagamaan. Karena manfaatnya sangat besar maka kegiatan Ramadhan Fair dilaksanakan di tiga tempat, agar dapat dinikmati oleh seluruh warga Kota Medan secara merata.

“ Saya berharap Kampong Ramadhan ini dapat dilaksanakan dengan baik, dan berpesan agar masyarakat dapat menghadirinya setelah usai sholat Tarawih, untuk menikmati hiburan relegi, tausiyah agama, menikmati berbagai kuliner termasuk memenuhi berbagai kebutuhan lainnya, “ ujar Eldin.

Kepala Dinas Kebudayan Dan Pariwisata Kota Medan Drs Busral Manan mengatakan bahwa Kampong Ramadhan merupakan wadah silaturahmi dan interaksi sosial yang bersifat hiburan relegi sekaligus sebagai sarana bagi dunia usaha khususnya UMKM untuk berkembang. Kegiatan ini dapat memperluas akses pasar produk.

“ Kampung Ramadhan ini sudah tiga tahun digelar dengan 20 stand  terdiri dari kuliner dan non kuliner dengan berbagai kegiatan, yakni hiburan religi, tausiyah agama, kegaiatan keagamaan, dan kegiatan bazar UMKM” ujar Busral.

Tag: » Dipublikasikan : Juni 24th, 2015 under Medan Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan