Medan  pphe-cyber NewsHari kesepuluh Ramadhan 1436 H, Tim Penertiban Asmara Subuh Pemerintah Kota Medan melakukan perubahan operasi di lapangan. Dimana  sebelumnya,  operasi dilapangan ini terpaku pada tiga tempat yangni

TPAS

Petugas TPAS Pemko Medan Sedang Melakukan Pemeriksaan dikawasan Ring Road Jl Gagak Hitam

kawasan ring road dan Kanal Titikuning. Hari ini Sabtu (27/6)   Tim melakukan operasinya dengan melakukan penyisiran disejumlah tempat dan ruas jalan secara mobile. Tim dipecah menjadi tiga kekuatan, dua tim melakukan mobile dan satu tim melakukan penertiban di kawasan ring road.

Menurut Kordinator Lapangan TPAS Pemko Medan M Sofyan, pola yang dilakukan dengan cara mobile ini melihat kawasan Kanal Titi Kuning dan kawasan lainnya yang biasa menjadi sasaran penertiban telah dilakukan berulang kali. Kemungkinan remaja yang melakukan aktivitas Asmara Subuh  dilokasi tersebut merasa tidak aman lagi sehingga mereka mencari lokasi yang aman dari para petugas.

“Kita lakukkan perubahan pola operasi dengan cara menyisir ruas jalan lainnya yang menjadi lokasi para remaja melakukan aktivitas Asmara Subuh, mungkin lokasi yang biasa mereka gunakan sudah tidak memungkinkan lagi, sementara untuk lokasi rinu road tetap kita jaga terus, “  ujar Sofyan.

Lebih lanjut dijelaskannya, selain pola operasi dirubah, penertiban ini dilakukan secara terpadu, tidak saja remaja yang berasmara subuh, penindakan pelanggaran lalulintas,  namun dikembangkan terhadap keamanan dan ketertiban seperti  pembakaran mercon serta pengguna Narkoba. Pemeriksaan terhadap adanya orang yang dicurigai pengguna narkoba dalam kegiatan TPAS ini adalah merupakan permintaan Polresta Kota Medan.

 “Kita telah menyiapkan satu unit mobil laboratorium test urine dari Dinas Kesehatan Kota Medan, untuk mengantisipasi bila nanti ada orang yang dicurigai dalam penetiban TPAS ini menggunakan narkoba kita lakukan test urine, bila nantinya ternyata ada indikasi menggunakan narkoba pihak kepolisisan menindak lanjutinya “ imbuhnya.

Ditambahkannya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban kepada orang yang membakar petasan yang  dilakukan pada umumnya anak-anak dan remaja, bila tertangkap tangan, pihak TPAS segera mengamankannya sekaligus barang buktinya. Untuk proses selanjutnya pihak Kepolisian akan memanggil orang tuanya. Hal ini dilkukan untuk memberikan efek jera kepada orang tersebut.

Pantauan dilapangan puluhan kenderaan ditilang di kawasan ringroad karena melanggar rambu lalulintas, seperti tidak menggunakan helem,  tidak dapat menunjukkan dokumen kenderaan serta Surat izin Mengemudi (SIM). TPAS ini akan terus melakukan operasinya selama bulan Ramadhan.

» Dipublikasikan : Juni 27th, 2015 under Medan Terkini, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan