Ranperda Perubahan APBD tahun 2015 tak kunjung disahkan. Pembangunan kota Medan dikhawatirkan mengalami stagnan sebagai dampak walikota Medan definitif belun ada.

Menyikapi situasi ini, Syaiful Bahri yang mengaku sudah menjadi Pelaksana Tugas (plt) Walikota Medan mengaku siap menanggung resiko alias pasang badan untuk menandatangani P-APBD kota Medan tahun 2015.

Tentu Syaiful tak mau mati konyol sendirian. Aksi pasang badan tersebut tentu ada syaratnya. Menurut syaiful dia mau pasang badan dengan syarat DPRD kota Medan harus mensahkan terlebih dahulu baru ia tandatangani. “Saya bersedia menandatangani P-APBD 2015, karena berkaitan dengan kepentingan orang banyak” ujar Syaiful kepada wartawan di lapangan Benteng Medan, Selasa (15/9).

Menurut Syaiful asksi pasang badan yang akan dilakoninnya setelah P-APBD 2015 disahkan oleh DPRD tidak melanggar ketentuan PP No 49 tahun 2008. “Di dalam UU ataupun PP tak ada larangan Plt walikota dilarang menandatangani P-APBD” ujar Syaiful.

Syaiful juga mengatakan telah melakukan koordinasi dengan dengan unsur pimpinan lainnya.

Sebelumnya nasib rancangan P-APBD 2015 kota Medan telah selesai dibahas pada tingkat DPRD. Kini hanya menunggu pengesahan oleh DPRD yang saat ini ragu dengan status Syaiful yang masih Plt dan buka  Pejabat (Pj) Walikota.

Tag: » Dipublikasikan : September 16th, 2015 under Medan Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan