Medan pphe cyber news – Puluhan anggota Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) kembali terlibat bentrokan di Jalan Merak, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (1/12). Bentrokan dipicu perselisihan iuran dari usaha pengangkutan Tibang Express.

Seorang anggota IPK bernama Ateng kritis akibat dilempar batu dan dipukuli dan dilarikan ke Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Bina Kasih, Jalan TB Simatupang, Medan sunggal.

Bentrokan berawal saat puluhan anggota IPK yang tergabung dalam serikat pekerja mendatangi usaha pengangkutan Tibang Express. Mereka meminta iuran bulanan sebesar Rp 200 ribu. Namun mandor usaha pengangkutan itu, SA (47) mengatakan, iuran bulanan dari usaha mereka telah dikutip anggota PP yang juga bernaung di serikat pekerja yang sama.

Kemudian SA menelepon anggota PP yang telah melakukan pengutipan iuran sebelumnya.  Persoalan semakin rumit disebabkan sejumlah anggota PP mendatangi lokasi. Bentrokan pun tak dapat dihindarkan. Kedua belah pihak saling serang menggunakan batu, kayu dan klewang.

Karena kalah jumlah, anggota IPK kemudian meninggalkan lokasi, tapi tetap dikejar. Nahas, seorang anggota IPK bernama Ateng malah terjatuh ke dalam parit. Ia kemudian jadi bulan-bulanan. Ditendang, dipukuli dengan kayu dan dilempari batu hingga kritis.

“Karena masuk ke parit, si Ateng dipukuli pakai kayu dan dilempari batu,” kata seorang pekerja, Andika.

Andika mengatakan, kedua kubu organisasi kepemudaan tersebut berada di wadah serikat pekerja yang sama.

“Uangnya sudah diambil Dan kwitansinya pun sama. Karena kedua OKP itu tergabung dalam serikat pekerja yang sama,” jelasnya.

Tak lama setelah bentrokan terjadi petugas Polsek Medan Sunggal tiba di lokasi, dan membubarkan massa kedua OKP.

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Nur Istiono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab bentrokan itu.

“Masih kita lidik. Kita akan panggil pimpinannya,” terangnya saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Sabtu (28/11) massa Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) juga bentrok di kawasan persimpangan Jalan Putri Hijau-Jalan Guru Patimpus, Kecamatan Medan Barat.

Kedua organisasi pemuda yang sejak lama jadi musuh bebuyutan ini saling serang menggunakan senjata tajam (sajam), batu dan kayu.

Akibat kejadian tersebut seorang anggota Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK Medan Tuntungan, Suryanto (22), mengalami luka tikaman di punggung dan kritis. Oleh polisi dan sejumlah rekannya ia langsung dilarikan ke RS Putri Hijau, yang berada tak jauh dari lokasi.

Bentrokan berawal saat kedua massa organisasi pemuda tersebut secara tak sengaja bertemu di lokasi di persimpangan jl putri hijau medan.  Massa IPK yang berseragam lengkap baru saja pulang dari acara pelantikan PAC IPK Medan Tuntungan. Saat tiba di persimpangan jl putri hijau, mereka berpapasan dengan massa PP yang juga baru menghadiri acara pelantikan PAC PP Medan Belawan.

Begitu bertemu, kedua kelompok itu langsung saling maki. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba saja terjadi tawuran. Tak cuma baku hantam, sejumlah pemuda dari kedua belah pihak mengeluarkan senjata tajam dan menyerang lawannya. Sementara yang lainnya menggunakan batu dan kayu. Suryanto  anggota IPK terluka karena ditikam.

» Dipublikasikan : Desember 1st, 2015 under Medan Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan