Medan pphe cyber news  – Memasuki era masyarakat ekonomi Asean (MEA) diperlukan pekerja kompetitif guna meraih kesempatan yang lebih luas termasuk dipasar kerja. Dengan demikian para pekerja melalui asosisi yang ada harus terus meningkatkan produktifitas sehingga semakin handa. Untuk mewujud hubungan yang harmonis antara pekerja dengan prusahan melalui konsep hubungan industrial Pancasila maka bimbingan tehnis (Bimtek) dilaksanakan sesuai dengan tahapan.

Hal ini dikatakan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin saat membuka Bimtek bagi para pekerja di Perusahaan Kota Medan, Senin (15/6) di Hotem Nadani Medan. Hadir para ketua DPC Serikat Pekeerja/Serfikat Buruh se Kota Medan,  para pengusaha dan para peserta Bimtek.

Selanjutnya Eldin mengatakan, melalui Bimtek dan pendidikan, Pemerintah Kota Medan ingin mendorong peningkatan kompetensi pekerja menjadi semakin baik dan handal. Pembelajaran melalui Bimtek ini diyakini mempunyai fungsi yang sangat strategis terutama dalam rangka peningkatan kinerja serikat pekerja didalam perusahan. Selain itu, bimtek merupakan wadah untuk membentuk pekerja yang profesional, berdedikasi dan santun didalam memfasilitasi kepentingan para pekerja dengan perusahan.

“ Kita segera memasuki era masyarakat ekonomi asean (MEA), hal ini artinya kita semakin kompetitif guna meraih kesempatan yang lebih luas termasuk dipasar kerja, dengan demikian para pekerja kita melalui Asosiasi yang ada harus terus meningkatkan produktifitas, sehingga semakin handal pada masa mendatang, “ ujar Eldin.

Eldin berharap, agar para peserta dapat mengikuti Bimtek ini dengan sungguh-sunguh, agar ilmu dan pengetahuan yang disampaikan para nara sumber dapat menjadi bekal sekaligus menambah wawasan dalam mengelola serikat yang ada di perusahaan. Bimtek hendaknya dapat wadah pembelajaran dan menjadi panduan bagi pekerja guna memfasilitasi kepentingan pekerja dan perusahaan. Sehingga melalui hubungan yang harmonis, perusahaan dapat meningkatkan produktifitasnya.

Kepala Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Kota Medan Armansyah S Lubis SH melaporkan, peserta bimtek sebanyak 400 orang terdiri dari 380 pengusaha serikat pekerja/serikat buruh di perusahaan dan 20 orang unsur pengusaha. Bimtek berlangsung dua hari, dengan nara sumber dari Kementerian Tenaga Kerja RI, BPJS, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Medan ,Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan.

Tujuan Bimtek adalah menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan optimal antara pekerja dan perusahan.

Tag: » Dipublikasikan : Juni 17th, 2015 under Medan Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan