Medan pphe cyber news – Kemacetan kawasan Kampung Lalang yang sudah mengkrodit menjadi perhatian DPRD Sumatera Utara dari Komisi D, walaupun ada wacana pembangunan Tol Medan-Binjai namun  pembangunan Jalan alternatif untuk mengurai kemacetan harus segera dilaksankan, dengan membuka jalan baru dari Jalan TB Simatupang melalui Jalan Sei Mencirim Kabupaten Deli Serdang tembus ke Kota Binjai.

Situasi Kemacetan arus lalulintas di Kampung Lalang Medan

Situasi Kemacetan arus lalulintas di Kampung Lalang Medan

“ Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, siapa yang bertangung jawab atas kemacetan ini yang jelas pembangunan jalan alternatif ini harus disegerakan untuk mengurai kemacetan Kampung Lalang ini, kerena dampak dari kemacetan tersebut sangat besar bagi aspek kehidupan masyarakat “ ujar HM Nezar Djoelu ST.

Hal ini diungkapnya HM Nezar Djoeli ST selaku pimpinan rombongan kunjungan kerja anggota DPRDSU komisi D  ke Kota medan , Rabu (8/9) di balai Kota Medan, hadir Walikota Medan diwakili Asisten Prekonomian dan Pembangunan Ir Qmarul fatah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Kepala dinas Bina Marga, Kepala Dinas Perkim  dan Ketua Organda Medan.

Nezar Djoeli minta siapapun nanti kepala daerahnya, gagasan pembangunan jalan alternatif ini harus didukung dan meminta kepala daerah harus tegas. Pihak DPRDSU komisi D akan mendorong percepatan pembangunan ini, dan meminta kepada tiga daerah yakni Pemko Medan Kabupaten Deli serdang dan Pemkot Binjai menganggarkan dananya di ABPD 2016.

Dikatakannya, dengan adanya membuka jalan alternatif guna mengurai kemacetan kampung Lalang ini, tiga pemerintah daerah tersebut akan melakukan pembebasan lahan, karena nantinya Jalan Sei Mencirim perlu dilebarkan agar lalulintas bisa lancar, untuk itu DPRDSU komisi D akan mendorong percepatan pembebasan lahan tersebut.

Walikota Medan diwakili Asisten Prekonomian dan Pembangunan Ir Qamarul Fatah mendukung pembanguuan Jalan alternatif untuk mengurai kemacetan Kampung Lalang yang digagas oleh Komisi D DPRDSU, menurutnya wacana untuk ini sudah ada sejak tahun 2000 dan sudan mencapai emplementasi, namun ada rencana pembangunan Tol Medan-Binjai sehingga pembangunan aset Jalan tersebut tertunda sampai saat ini.

Menurutnya, kemacetan lalulintas di kawasan Kampung Lalang memang sudah kompleks sekali. Pemko Medan mendukung penuh gagasan DPRD SU komisi D untuk disegerakan membuka jalan alternative. Diperkirakan kecepatan arus lalulintas di kawasan Kampung Lalang rata-rata hampir mencapai 5-6 Km/jam. Sementara adanya recana pembangunan Fly-Over dan pembangunan Tol Medan-Binjai sebagai kawasan perkembangan Mebidang namun sampai saat ini rencana tersebut belum terwujud.

“ Pemerintah Kota Medan sangat mendukung pembangunan Jalan alternatif ini, dan rencana ini memang sudah ada sejak tahun 2000 lalu, dan rencana ini ada di Bappeda dan PU Bina Marga, kita tinggal melanjutkannya saja, “ ujar Qamarul Fatah.

Tag: » Dipublikasikan : Juli 8th, 2015 under Medan Terkini, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan