Saat ini Pemerintah giat memberantas Hoax. akibat Kebijakan ini Rakyat menjadi ketar ketir menyampaikan sesuatu karena bisa bisa dituduh penyebar Hoax karena tidak punya bukti yang cukup. Rakyat dipaksa berakting sebagai penyidik untuk melengkapi bukti bukti sebelum berbicara.

Hoax Adalah Lonceng Kewaspadaan Rakyat

Hoax Adalah Lonceng Kewaspadaan Rakyat

Kalau kita gambarkan Hoax itu seperti dialam adalah burung hantu. maka jika kita memberantas Burunq Hantu terus maka apa yang terjadi ? kemungkinan akan banyak hama tikus dll. begitulah logikanya.

Lantas siapa yang sangat berkepentingan memberantas Hoax ? Berikut daftarnya..

1. Masyarakat – untuk menghindari fitnah.
2. Terorist – mengelola Hoax sesuai kepentingannya.
3. PKI – Agar pergerakannya tak diketahui.
4. Koruptor – agar kegiatannya tak ditelusuri.
5. Polikus – sesuai kebutuhannya
6.Pemerintah – sesuai kebutuhannya. dapat melindungi kegagalannya.

Dari 6 pihak diatas hanya 1 yang sangat tulus niatnya memberantas Hoax, yaitu masyarakat. Sedangkan 5 pihak lainnya dapat menggunakan Hoax sesuai kebutuhannya.

Membasmi Hoax dengan jalan sembarangan sama artinya membuka peluang untuk diserang tanpa ada peringatan dari komponen bangsa. Masyarakat meruoakan komponen Bangsa yang mempunyai informasi lebih dari siapapun. Namun karena masyarakat merasa terancam dengan kebijakan pemberantasan Hoax. maka output dari masyarakat menjadi tersendat  dan nihil.

Jadi yang benar benar diuntungkan atas pemberantasan Hoax adalah ke 5 pihak diatas, sedangkan fungsi masyrakat sebagai pemberi informasi awal menjadi tersendat karena ketakutan.

Sebenarnya Niat baik pemberantasan Hoax dapat dilihat dari sistim pemberantasan Hoax itu sendiri. Jika pemberantasan Hoax dilakukan tanpa pandangbulu maka dapat dikatakan berdasarkan Niat Baik. Sebaliknya jika pemberantasan hoax dipandang tidak sepenuhnya berjalan. Maka 5 pihak tersebut diatas sedang perperan menutupi jejaknya.

Hal lain yang sangat mudah untuk menilai pemberantasan Hoax dijalankan untuk kepentingan masyarakat atau  kepentingan golongan adalah menyangkut Hoax terkait Idiologi negara atau Hoax menyangkut perlawanan kepada NKRI.

Coba anda perhatikan. Bagaimana Perlakuan pemberantasan Hoax Kebangkitan PKI. Makar dan penggantian idiologi Negara. Apakah perlakuannya sama atau terasa kurang ?

Penulis
Direktur LSM PPHE
Jayamudsin Barus SE.

» Dipublikasikan : Maret 20th, 2018 under LSM Dan Aktivis Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan