Medan pphe cyber news –  Majelis hakim PN Medan yang dipimpin oleh Gerchat Pasaribu SH memvonis SP dengan hukuman 7 Tahun penjara karena bersetubuh dengan kekasihnya S (18) yang masih dibawah umur, selasa (26/5).

Namun setelah putusan dibacakan S terlihat meraung raung karena tidak terima atas putusan hakim yang memenjarakan SP kekasingnya selama 7 tahun.

S mengikuti kekasihnya dengan tangisan saat jaksa membawanya keruang tahanan  PN Medan. Namun disisi lain Ibu S yang melaporkan SP jatuh pingsan  karena melihat putrinya justru berpihak kepada kekasihnya.

D Pasaribu selaku ayah SP saat dikomfirmasi mengatakan bahwa Terdakwa dan S sebenarnya berpacaran, namun walau belum menikah S dan SP telah melakukan hubungan suami istri sehingga S melahirkan seorang anak.

“Perdamaian sudah ada, antara bapak S dan saya selaku orang tua SP, dan SP bersedia menikahi S, kami selaku orang tua setuju” ujar D Pasaribu.

Begitu juga Ade selaku orang tua dari S, juga setuju menikahkan putrinya, dan telah membuat perdamaian, namun tetap saja majelis hakim menghukum SP selama tujuh tahun.

Kisah malang dua sejoli yang berlainan agama ini bermula saat  S Dan SP berpacaran. Keduanya meski belum menikah nekad mencicipi buah cinta hingga S melahirkan seorang putri.

Namun dalam perjalanannya  ibu S tidak terima atas perbuatan SP yang menghamili putrinya, kemudian mengadukan SP ke aparat hukum. Hukumpun berjalan seolah tanpa logika, SP masih mencintai S, di vonis penjara oleh hakim.

Akhir dari kisah cinta ini, Ibu S yang mengadukan SP justru pingsan saat mendengar SP divonis 7 Tahun, sementara S meraung raung bahkan sempat memaki ibunya yang telah jatuh pingsan, Calon mertua S dengan sabar menenangkan hati calon menantunya yang meraung raung, tak karuan. Tapi nasi telah menjadi bubur kedua keluarga  hanya duduk termangu didepan ruangan sidang, memikirkan nasib putra putri mereka, yang telah dipisahkan oleh hukum.

Tag: » Dipublikasikan : Mei 24th, 2016 under Breakingnews, Hukum Dan Kriminal Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan