Medan pphe cyber news – Eksekusi rumah dijalan Harmonika pasar 1 padang bulan ricuh. Saat Juru sita PN Medan hendak melakukan eksekusi, Seri Indahra dan keluarga tergugat dibantu oleh warga setempat melakukan perlawanan dengan memblokade jalan dan melempari petugas dengan batu, Rabu (15/4).

Indahra br Tarigan (tereksekusi) terlihat sudah mempersiapkan diri dan dibantu warga untuk menghalangi upaya eksekusi yang dilakukan PN Medan.
” Kami ingin eksekusi ditunda saat ini, tunjukan keadilan bapak bapak penegak hukum” ujar Indahra histeris.

Indahra mengakui bahwa rumah dan tanah seluasĀ  5×17 meter adalah miliknya yang dibeli dari Reno Surbakti pada tahun 1993. “Dia menjual pada ibuku lantaran tidak punya uang membiayai anaknya menjadi polisi”, ujar sri.

Meski didampingi ratusan personelĀ  Sabhara, jurusita PN Medan tidak berhasil melakukan eksekusi untuk yang letiga kalinya karena mendapat perlawanan tereksekusi yang dibantu ratusan warga. Bahkan juru sita dan personel keamanan dilempari warga dengan batu.

Akhirnya Jurusita PN Medan menghentikan niatnya untuk sementara dan bergerak kembali ke PN Medan.

Berdasarkan catatan pphe cyber news upaya eksekusi berdasarkan penetapanĀ  no.02/2013/425/Pdt.G/1999/PN Medan ini adalah untuk yang ketiga kalinya, namun gagal.

Tag: » Dipublikasikan : April 16th, 2015 under Hukum Dan Kriminal Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan