Medan pphe cyber news – Menjelang liburan lebaran pengadilan perikanan pada pengadilan negeri medan menjatuhkan vonis  3 tahun dan denda 2 Milyar subsider 5 bulan penjara terhadap Mr Patmon warga negara Thailand, Rabu (15/7). Menurut Majelis hakim Patmon terbukti bersalah melakukan  illegal fishing di perairan Kawasan ekonomi eksklusif indonesia.

Dalam amar putusannya majelis hakim menyatakan bahwa barang bukti berupa kapal serta alat navigasi dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan uang hasil penjualan ikan sejumlah 7 juta dirampas untuk negara.

Mr Patnom yang saat disidangkan didampingi penterjemah tidak merasa keberatan dan menerima putusan majelis hakim perikanan pada pengadilan negeri Medan tersebut. Pesan ini disampaikan Patmon melalui penterjemahnya.

Sebelumnya JPU dari kejaksaan negeri Belawan menuntut terdakwa agar majelis hakim menjatuhkan putusan penjara selama 3 tahun.

Meski KUHAP mewajibkan terdakwa didampingi penasehat hukum bila diancam pidana diatas 5 tahun, namun Patmon tidak demikian. Persidangan Patmon berjalan tanpa didampingi penasehat hukum.

Selain itu majelis juga menyidangkan 2 terdakwa masing masing akek dan warman. Keduanya dituntut JPU dengan hukuman 2,6 bulan penjara karena terbukti melakukan illegal fishing.

Jaksa Temui  Majelis Hakim

Usai pembacaan putusan, JPU terlihat menemui salah seorang anggota majelis. Pembicaraan antara JPU dan hakim yang berlangsung diruangan kerja Hakim yang menyidangkan kasus illegal fishing tersebut berkisar  sekira 15 menit.

» Dipublikasikan : Juli 16th, 2015 under Hukum Dan Kriminal Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan