Jakarta pphe Cybernews – Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) dan Kepolisian Resor (Polres) baru perlu dibentuk di berbagai daerah untuk kebutuhan menampung personel kepolisian yang belum mendapat jabatan. Seiring banyaknya pemekaran daerah, banyak Polres dan Polsek yang belum terbentuk. Sementara antrian personel Polri yang ingin menempati jabatan sudah begitu banyak.

Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang

Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang

Hal ini dikemukan Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang  Asal Sumatera Utara ini saat ditemui di sela-sela rapat kerja dengan Jaksa Agung di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018), terkait 414 perwira berpangkat komisaris besar tak punya jabatan hingga Desember 2018.

Junimart mengatakan, untuk menempati jabatan Kapolres, minimal pangkat yang dibutuhkan adalah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Namun, untuk menempati juabatan Kapolres atau Kapolsek, personil Polri harus menempuh pendidikan lagi lewat Sekolah staf pimpinan (Sespim) dan Sekolah Staf Pimpinan Tinggi (Sespimti).

“Personel Polri setelah menyelesaikan pendidikan Sespim, tidak otomatis bisa menjabat. Mereka  biasanya dianjak dulu sambil menunggu giliran untuk menjabat di posisi tertentu. Namun, ada juga yang begitu selesai Sespim, langsung ditempatkan. Itu semua menjadi hak prerogatif Kapolri. Jadi tidak ada istilah menganggur. Ini berlaku di Mabes Polri maupun Polda,” ungkap Anggota F-PDI Perjuangan DPR ini.

Junimart sudah menyampaikan solusinya beberapa waktu lalu kepada Kapolri saat rapat kerja. Antrean yang akan promosi menempati jabatan baru, bisa dengan membentuk Polres dan Polsek baru di daerah. Selain itu, harus melewati Sespim dan Sespimti. Dengan begtiu, personel yang akan ditempatkan bisa memenuhi kualifikasi jabatan kepangkatan.

“Kalau dia sudah Sespim, maka bisa menjabat Kapolsek. Kalau untuk menjabat direktur, dia harus sudah mengikuti Sespimti. Ini untuk mengurangi rasa ketidakadilan bagi yang sudah sekolah tapi masih anjak (berpindah-pindah tempat tugas). Di Polda-polda banyak yang tidak mengikuti Sespim sudah diangkat menjadi direktur. Ini perlu perhatian Kapolri,” kata Junimart yang juga advokat itu. (dprgoid)

Tag: » Dipublikasikan : Maret 28th, 2018 under Hukum Dan Kriminal, Nasional Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan