Medan pphe Cyber News Kepolisian Daerah Sumatera Utara menahan Akhing alias Budi atas kasus penjualan kulit harimau Sumatera. Akhing alias Budi diketahui memiliki riwayat sakit jiwa dan telah berulang kali dirawat di rumah sakit jika. Hal ini terungkap saat Laurencius Manurung SH MH selaku penasehat hukum Akhing alias Budi memberikan keterangan pers di kejaksaan tinggi Sumatera Utara, Rabu (7/12).

Laurencius Manurung SH MH selaku direktur pada Laurencius Manurung SH MH & Associates mengatakan bahwa dirinya keberatan terhadap penahanan kliennya yang mempunyai gangguan jiwa. Menurut Laurencius Manurung SH MH Akhing ditahan sejak 14 oktober 2016 atas tuduhan penjualan kulit harimau yang dilindun gi sebagaimana disebutkan dalam pasal 21 ayat (2) huruf d jo p[asal 40 ayat (2) UU-RI No 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“kami minta Poldasu membebaskannya demi hukum, sebagaimana tercantum dalam pasal 44 ayat (1) KUHP “ Ujar Laurencius Manurung SH MH kepada wartawan.

Menurut Laurencius Manurung SH MH bahwa Akhing telah berulang kali dirawat di rumah sakit Jiwa, dan surat keterangan dari dokter yang merawatnya juga telah disampaikan kepada penyidik. Namun penyidik seperti tidak memperdulikannya.

“ Kita memang mengetahui bahwa Akhing terlibat, Namun karena Akhing sakit jiwa maka dia tidak bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya, ini sesuai pasal 44 ayat (1) KUHP, ini suratnya ada dari Rumah sakit Jiwa Bina Karsa dan dari Rumah Sakit Jiwa Mahoni, intinya yang bersangkuta telah berulang kali keluar masuk rumah sakit” ujar Laurencius Manurung SH MH.

Sementara itu Yos Gernold Tarigan SH Plt Kasipenkum Kejaksaan tinggi saat dikomfirmasi pphe cyber news membenarkan bahwa orang gila tidak dapat di tahan jika melakukan tindak criminal sesuai pasal 44 ayat (1) KUHP.

“ sesuai pasal 44 KUHP orang gila tidak bisa ditahan, didukung oleh adanya surat keterangan dokter yang merawatnya “ ujar Yos Gernold Tarigan SH.

Tag:, » Dipublikasikan : Desember 8th, 2016 under Hukum Dan Kriminal Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan