pphe cyber news – Tiga terdakwa perkara Narkoba masing masing Hamri Prayoga (33), Rahmat Suwito (31) dan Ramlan Siregar (48) dituntut JPU Yunitri Sagala SH dengan hukuman mati. Dalam tuntutannya yang dibacakan didepan majelis hakim PN Medan yang diketuai oleh M Aksir, JPU meminta agar majelis hakim menjatuhkan pidana mati terhadap ketiga terdakwa, Rabu (27/5).

JPU menyebutkan bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan percobaan tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perentara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya lebih dari 5 gram sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU no 35 tahun 2009.

Sebelumnya ketiga terdakwa ditangkap oleh satreserse narkoba Polresta Medan karena membawa sabu sabu seberat 25 KG dan 30 ribu butir pil Ekstasi.

Terungkapnya kasus peredaran narkotika tersebet berawal dari ditangkapnya Hendra Gunawan di pelataran parkir maju bersama jl tritura Medan amplas, Kamis (11/9-2014). Dari tangan Gunawan ditemukan 0,5 Gram sabu.

Hendara Gunawan adalah PNS warga jalan M Nur, Danau Banda, Tanjung Balai mengakui bahwa ia mendapatkan sabu sabu tersebut dari Ramlan Siregar. Polisi bergerak dan menangkap Ramlan di jalan lintas sumatera simpang kawat Tanjung Balai. Namun saat itu tidak diketemukan barang bukti berupa narkotika.

Ramlan ternyata mengakui bahwa barang berupa Narkotika yang dijualnya kepada Hendra didapat dari Amir warga negara Malaysia di Pelabuhan Tanjung Balai. Kemudian narkotika tersebut diserahkan kepada Rahmad Suwito. Mendengar keterangan Ramlan Petugas kemudian menciduk Rahmad Suwito dikawasan simpang sekata, keca Air Batu Kab Asahan.

Dari Rahmad Suwito polisi berhasil menyita 1 goni plastik berisi 25 bungkus sabu sabu dengan total 25Kg dan 6 bungkus plastik yang berisikan 30 ribu butir pil ekstasi.

Tag: » Dipublikasikan : Mei 27th, 2015 under Narkotika Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan