Medan pphe Cybernews

Pengadilan Negeri Medan Kamis (14/8) kembali menyidangkan kasus importir Narkotika jenis sabu sabu seberat 395 Gram dengan terdakwa Very Herwanto. Sidang kali ini diagendakan untuk mendengarkan keterangan saksi Nada dari pihak Bea dan Cukai yang ditempatkan di Kantor Pos Medan Jl Putri Hijau Medan.

Menurut saksi Nada, Paket sabu sabu tersebut dibungkus dengan kardus dikirim oleh seseorang yang bernama Krisna dari India dengan rute India- Jakarta-Medan. Nada mengatakan bahwa paket sabu sabu tersebut dikirimkan kepada seseorang yang bernama Very Herwanto yaitu terdakwa sendiri.

Menurut Nada, Very Herwanto diringkus oleh petugas Bea Cukai saat hendak mengambil paket yang dikirim dari india tersebut dan seterusnya terdakwa diserahkan kepada aparat kepolisian.

Usai mendengarkan keterangan saksi, Very Herwanto mengatakan bahwa ia tidak mengetahui apa yang dijelaskan oleh saksi dan mengatakan bahwa ia hanya disuruh mengambil paket tersebut yang ternyata isinya sabu sabu seberat 365 Gram.

Majelis Hakim kemudian menunda sidang untuk mendengarkan keterangan saksi berikutnya hingga pekan depan.

Tag: » Dipublikasikan : Agustus 14th, 2014 under Narkotika Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan