Medan pphe cyber news – PN Medan kembali menggelar perkara narkotika dengan terdakwa Pera yeni alias Era(38), penduduk jalan bambu II Medan, Senin (23/3).

Pada persidangan kali ini Majelis hakim yang dipimpin oleh Parlindungan Sinaga diagendakan untuhk membacakan tuntuntan JPU Joice Sinaga

Pera Yani

Pera Yani alias Era pemilik 10 butir ekatasi hanya dituntut sebagai pengguna

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan bahwa meski Pera yeni alias era saat ditangkap memiliki 10 butir ekstasi warna kuning seberat 2.93gr, namun diklasifikasikan sebagai pengguna.

Akibatnya JPU Joice Sinaga menuntut Pera yenni alias Era 1.6 bulan penjara karena melanggar pasal 127 UU tentang Narkotika tahun 2009.

Usai pembacaan tuntutan sidang dilanjutkan dengan pembacaan putusan oleh ketua majelis Sinaga SH.

Dalam putusannya majelis hakim menemukan hal hal yang meringankan. Antara lain Pera Yeni alias Era sebagai ibu rumah tangga dan mempunyai 3 anak yang masih membutuhkan asuhan dari Pera. Sedangkan yang memberatkan Pera tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang giat giatnya memberantas peredaran Narkotika.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Pera Yeni alias Era bersalah menggunakan Narkotika golongan I jenis ekstasi. Maka oleh karena itu Majelis menjatuhkan putusan 1.2 tahun penjara, atau lebih ringan 4 bulan dari tuntutan JPU.

JPU Langgar SE Jaksa Agung

Tuntutan JPU Joice Sinaga terhadap Pera Yeni alias Era sepertinya melanggar SE Jaksa Agung. Dalam surat edarannya jelas disebutkan bahwa JPU dapat menuntut terdakwa Narkotika sebagai pengguna jika memiliki kurangĀ  dari 5 butir pil ekstasi.

Saat dikomfirmasi oleh pphe cybernews Joice Sinaga selaku JPU enggan berkomentar tentang tuntannya yang melanggar surat edaran Jaksa Agung

Tag: » Dipublikasikan : Maret 23rd, 2015 under Narkotika Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan