Medan pphe cybernews

Dari kanan : Iwan ,  Halim dan Acai Di Sidang di PN Medan

Dari kanan : Iwan , Halim dan Acai Di Sidang di PN Medan

Majelis Hakim PN Medan yang dipimpin oleh Saur Sitindaon kembali menggelar sidang terdakwa Iwan seorang bandar narkotika beserta dua temannya masing masing bernama halim dan Acai ( senin 28/04).

Dalam sidang kali ini, JPU menghadirkan saksi Kalubis dari kepolisian yang berhasil meringkus Iwan dari rumahnya di komplek perumahan camara hijau Medan dilanjutkan pemeriksaan terhada ketiga terdakwa.

Dalam kesaksiannya Kalubis mengatakan bahwa pihak kepolisian menyamar sebagai pembeli yang berniat membeli 2 Kg Sabu dari Iwan seharga 650 juta rupiah. Men dapat order besar Iwan lalu menghubungi temannya yang bernama Awi . Namun karena Awi tidak mempunyai stock barang , Awi pun menyarankan agar Iwan menghubungi Toge sambil memberikan no telpon Toge.

Toge saat dihubungi mengatakan hanya sanggup mengadakan 1 kg saja seharga 650 juta rupiah. Dengan mengendarai mobil Halim menuju Pom bensin di persimpangan jalan krakata dan jalan cemara. Dan akhirnya diringkus pihak kepolisian saat hendak menyerahkan 1 kg sabu sabu kepada polisi yang menyaru sebagai pembeli pada tanggal 3 feb 2014 jam 18.30 wib.

Menurut Kalubis , polisi mengetahui bahwa Iwan menjual sabu sabu dari informasi masyarakat.

Saat majelis hakim memerikasa iwan halim dan acai, Iwan mengatakan bahwa memang benar ia mendapat pesanan 2 kg sabu sabu, namun hanya sanggup menyediakan 1 kg sabu sabu. Iwan juga mengaku bahwa ia mendapat keuntungan sekira 10 juta rupiah.

Sementara dua temannya menurut Iwan datang sekira jam 16 wib dalam rangka Imlek dan mengetahui adanya transaksi narkoba yang sedang dilaksanakan Iwan.

Setelah pemeriksaan terdakwa Majelis hakim kemudian menunda sidang hingga dua pekan mendatang.

Tag: » Dipublikasikan : April 29th, 2014 under Narkotika Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan