Medan pphe Cybernews – Meski telah diperiksa oleh Kejatisu, walikota Sibolga Syafri Hutauruk belum ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus Rigid Beton senilai 15 Milyar dengan kerugian negara ditaksir 10 Milyar. Sementara itu ┬ádari 13 tersangka sudah dilakukan penahanan oleh Kejatisu sebanyak 11 orang.

sumanggar

Kasipenkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH

Safri Hutauruk sepertinya aman karena Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Sumanggar Siagian SH mengatakan bahwa ada 16 proyek bermasalah dijadikan 16 berkas, dengan tersangka 13 orang, karena beberapa tersangka memegang beberapa proyek dan jumlah kerugian negara ditaksir 10 Milyar, sedangkan Safri masih berstatus saksi.

” ya ada 16 berkas dengan 13 tersangka, sedang walikota belum jadi tersangka” ujarnya kepada pphe cybernews kamis(1/3).

Status Safri Walikota Sibolga yang belum menjadi tersangka menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Hal ini mengingat jumlah proyek bermasalah cukup banyak yakni 16 proyek, bukan satu atau dua proyek saja.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melakukan penahanan terhadap 10 rekanan dari 16 proyek rigid beton di Sibolga dan 3 orang tersangka dari Dinas PU Sibolga termasuk yang ditahan adalah Kadis PU Sibolga Marwan Pasaribu.

Dugaan korupsi tersebut ditemukan oleh BPK Sumut kemudia ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Tag: » Dipublikasikan : Maret 1st, 2018 under Korupsi Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan