Medan pphe cyber news – Majelis Hakim PTUN Medan yang dipimpin oleh Tripeni Irianto Putro Ketua Pengadilan Tata Usaha

Tripeni Irianto Putro  Ketua  PTUN Medan Ditangkap KPK

illstrasi Tripeni Irianto Putro Ketua PTUN Medan Ditangkap KPK

Negara (PTUN) Medan ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah penangkapan, kini ruangan Tripeni Irianto Putro berada di lantai atas kantor PTUN Medan, di Jalan Bunga Raya, Medan.di segel KPK di bagian tengahnya.

Selain itu, KPK juga menyegel lemari yang ada di dalam ruangan itu. Lembar segel dilengketkan di bagian tengah tengah lemari berwarna coklat tersebut.

Menurut sumber OTT yang dilakukan KPK di PTUN Medan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (9/7/2015). Tim KPK menangkap satu majelis yang terdiri dari Tripeni Irianto Putro, anggota majelis hakim Amir Fauzi dan Dermawan Ginting serta panitera pengganti Syamsir Yusfan. Selain itu seorang pengacara juga diamankan dalam operasi ini.

Dalam kasus ini, KPK juga menyegel satu unit mobil Fortuner bernomor polisi BK 268 WZ yang terparkir di halaman kantor PTUN, Jalan Bunga Raya 18, Medan. Belum dijelaskan siapa pemilik mobil ini.

“Saya belum tahu mobil siapa yang disegel itu,” kata Humas PTUN Medan Sugianto kepada wartawan.
Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) membenarkan Ketua Pengadilan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Tripeni Irianto Putro, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Eman Suparman, mengatakan Tripeni ditangkap bersama tiga advokat lainnya. Eman mendengar jika advokat yang ditangkap itu adalah pengacara di kantor OC Kaligis.

“Katanya begitu (anak buah Kaligis). Saya belum memastikan juga karena ini masih dalam koordinasi di sananya. Baru banget kan itu,” kata Eman saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Eman mengatakan pengacara yang ditangkap tersebut berinisial G.

“Info yang saya peroleh dari penghubung Medan, baru nama Kepala PTUN-nya yang tertangkap itu dengan pengacara G,” ungkap bekas ketua KY itu.

KY, kata Eman, masih menelusuri rekam jejak dan perkara yang sedang ditangani Tripeni. Saat ditelepon ke PTUN Medan, Eman mengatakan telepon mereka tidak dijawab.

“Saya sedang telusuri register perkaranya berapa, tentang apa, supaya kami bisa telusuri juga. Tapi ketika kami hubungi PTUN, tidak ada yang angkat,” ujar Eman.

Sementara itu pengacara kondang, OC Kaligis hingga saat ini belum memberikan tanggapan terkait kabar tersebut.

Tribunnews sudah mencoba menelepon OC Kaligis, namun tidak dijawab. Begitu juga dengan pesan singkat (SMS) belum mendapat balasan dari OC Kaligis.
Beberapa sumber pphe mengatakan bahwa penangkapan Majelis Hakim PTUN Medan yang dipimpin oleh Tripeni Irianto terkait dugaan suap perkara Bansos Kantor Gubernur Sumatera Utara. Dimana KantorGubernur Sumatera Utara melakukan gugatan terhadap salah satu surat yang dikeluarkan Kejati Sumut.

Tag: » Dipublikasikan : Juli 9th, 2015 under Korupsi, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan