Medan pphe cyber news – Ratusan Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Humbahas Bersatu ( AMHB ) mengepung Kejaksaan tinggi Sumatera Utara dan meminta agar Kejatisu memeriksa Drs Bukit Tambunan Pj Bupati Humbahas terkait dugaan korupsi dana bansos tahun 2011.

amhb

AMHB Demo Kejatisu

Permintaan tersebut disampaikan AMHB saat melakukan aksi unjuk rasa di gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara , Selasa (29/12).

AMHB meminta agar penegak hukum khususnya kejaksaan tinggi Sumatera Utara tidak melakukan tebang pilih terhadap penyelewengan dana bansos propinsi Sumateta Utara.

Lamhot Toga Torop selaku ketua AMHB didampingi sekretaris Chandra Simanjuntak menyatakan bahwa Bukti Tambunan tidak layak menjabat sebagai Pj Bupati Humbahas karena Bukti tambunan diduga terlibat korupsi dana bansos saat menjabat kepala badan Kesbanglinmas Sumatera Utara.

Menurut Lamhot negara telah dirugikan sekira 3,3 Milyar. Dugaan kerugian  negara tersebut juga telah menjadi temuan BPK-RI Sumut dengan nomor laporan 43.C/LHP/XVIII/2012 tertanggal 28 Juni 2012.

“Bukti Tambunan tidak layak memimpin Humbahas Karena terlibat kasus korupsi dana bansos” ujar Lamhot beserta masyarakat.

Selain mendesak kejatisu agar menahan Bukti, AMHB juga meminta Plt Gubernur Sumatera Utara mencopot Bukti karena telah membuat suasana gaduh dilingkungan SKPD Humbahas. Bahkan Bukti tidak segan segan mengintimidasi kepala dinas guna bagi bagi paket proyek kepada koleganya.

M Nazar Harahap selaku kasipol intel kejatisu saat menerima AMHB menyatakan bahwa akan menyampaikan tuntutan AMHB kepada kepala kejaksaan tinggi Sumatera Utara.

Sebelum melakukan  orasi di gedung kejaksaan tinggi Sumatera Utara, AMHB juga melakukan orasi di Kantor Gubernur Sumatera Utara guna menyampaikan tuntutan yang sama.

Tag: » Dipublikasikan : Desember 29th, 2015 under Korupsi, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan