Medan – Meski presiden Jokowi fokus terhadap penggunaan dana desa namun masih ada saja kepala desa yang kurang serius menggunakan dana  desa yang disalurkan pemerintah.  Kepala desa desa Gergas kec wampu kab Langkat Sumatera Utara terlihat menggunakan dana desa asal asalan menyusul ditemukan beberapa proyek desa yang dikerjakan asal jadi.

Desa gergas

pembangunan jalan desa dengan rabat beton terlihat kopak kapik meski baru dibangun pada desember 2017

Sebelumnya pphe cyber news menemukan pembangunan jalan desa dengan rabat beton terlihat kopak kapik meski baru dibangun pada desember 2017. Selain itu berdasarkan informasi  dari masyarakat sekira tiga titik pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih warga tidak berfungsi dengan baik.

Jalan desa yang dibangun dengan dana sebesar  86 juta seharusnya dapat bertahan tahunan kini terlihat memprihatinkan. Kondisi jalan tersebut saat dipantau pphe cyber news telah retak retak, batu bertebaran terlepas akibat mutu semen tidak baik.

Berdasarkan informasi dari masyarakat pembangunan jalan desa tersebut menggunakan campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1-7. Begitu juga  pembangunan sumur bor. Saat ditemui masyarakat mengatakan bahwa hanya satu dari empat sumur bor yang berfungsi dengan baik. Tiga diantaranya tidak mengeluarkan air untuk kebutuhan air bersih warga.

Giyatno  selaku kepala desa Gergas saat ingin dikomfirmasi sedang terkait proyek gagal tersebut sedang tidak berada ditempat. Salah seorang staf kelurahan yang sedang bagi bagi beras kepada warga mengatakan bahwa Giyatno sedang berada di Stabat.

Kantor Desa Gergas

Kantor Desa Gergas

Giyatno Kepala Desa Super

Selain Giyatno menjabat kepala desa Gergas, ia juga tercatat sebagai guru honor yang menerima gaji tiapa bulannya dari sd negeri Sd 056426 desa gergas kec wampu Langkat.

Mariana selaku kepala sekolah sd 056426 membenarkan Giyatno terdaftar sebagai honorer namun Giyatno menggantikan dirinya dengan orang lain untuk proses belajar mengajar sedangkan gajinya dia yang terima. Dan setelah temuan ini Mariana berjanji memecat Giyatno.

Sebelumnya presiden Jokowi meminta agar rakyat ikut mengawasi penggunaan desa agar tidak ada pihak pihak yang menyalahgunakannya.

Tag: » Dipublikasikan : September 6th, 2018 under Korupsi Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan