Medan pphe Cyber News –  Irwan Pulungan mantan Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut, divonis hukuman penjara selama 30 oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai oleh Sri Wahyuni SH , di ruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor Gedung PN Medan, Kamis (27/7) sore. Selain vonis penjara terdakwa Irwan Pulungan diwajib membayar denda sebesar Rp 50 juta dan jika tidak dibayar digantikan hukuman penjara selama tiga bulan.

Majelis Hakim Vonis rendah Irwan Pulungan Tanpa Uang Pengganti

Majelis Hakim PN Medan Vonis Rendah Irwan Pulungan Tanpa Uang Pengganti

Alasan majelis hakim, kerugian negara yang ditimbulkan pada kasus yang dananya bersumber rencana anggaran kerja (RAK) tahun 2013 itu senilai Rp 10,8 miliar.

Sebelumnya JPU Netty Silaen meminta agar  majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap  Irwan Pulungan dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sementara  Direktur Operasional Bank Sumut, M Yahya dan M Jefri Sitindaon selaku mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut divonis hakim selama 2,5 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut, Netty Silaen resmi menyatakan banding atas putusan majelis hakim pada Irwan Pulungan, terdakwa korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut mencapai miliaran rupiah.

JPU Banding

Kepada wartawan, Netty yang usai mendaftarkan memori banding atas vonis 2,6 tahun penjara pada Irwan Pulungan, menegaskan kalau hukuman pada mantan Kepala Divisi Umum Bank Sumut itu terlalu ringan.

“Langsung didaftarkan bandingnya,” kata jaksa.

Ditambahkannya, banding diajukan karena pasal yang dikenakan majelis hakim tak sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum.

“Kita dakwakan kan pasal 2, hakim dalam putusannya mengenakan pasal 3,” tambahnya.
Dalam amar putusan, Irwan Pulungan dinilai terbukti bersalah melakukan korupsi pengadaan mobil dinas Bank Sumut sebanyak 294 unit.

Sebelumnya, Irwan Pulungan sempat kabur dan masuk DPO guna mencari beking ke DPR RI,  Dalam masa DPO sering terjadi demo pembelaan terhadap Irwan Pulungan terutama terkait tidak adanya rekomendasi BPKP terhadap kerugian Negara dalam perkara korupsi pengadaan kendaraan operasional Bank Sumut tersebut.

» Dipublikasikan : Juli 28th, 2017 under Korupsi, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan