Medan pphe cyber news – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara  membidik dugaan korupsi pada Proyek instalasi pengolahan air (IPA) milik PDAM Tirtanadi Sumut. Mega proyek dengan anggaran Rp234 Miliar pada  tahun 2012 terindikasi dikerjakan asal asalan..

Pengusutan proyek di perusahaan daerah Sumatera utara tersebut, sebagai tinfak lanjut, hasil ekspos internal dilakukan penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut.

“Nah saat ini, tim sedang melakukan pendalaman. Karena, sudah dilakukan ekspos dihadapan pimpinan. Dimana, pimpinan sepakat mendalami kasus ini sampai proses pengerjaan proyek selesai,” tutur Novan kasi penyidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera utara, Senin (6/4).

Menurut Novan, pengerjaan IPA di Martubung dan di Sunggal hingga saat ini, belum  selesai secara keseluruhan. Namun beberapa bagian telah rusak.

“Ada beberapa item dalam proses pengerjaan sedang didalami (dilakukan pengusutan),” ujarnya.

Untuk tindaklanjut kedepannya, Tim Pidsus Kejati Sumut akan terjun kelapangan untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan barang bukti di dua lokasi pengerjaan IPA tersebut.

“Ya, kita turun bersama tim ahli lah. Kerena, untuk penghitungan fisik kita tidak bisa sendirian. Kita harus dibantu tim ahli,” jelas Novan.

“Untuk kasus IPA di PDAM Tirtanadi Sumut, tetap berjalan. Baik Direksi lama maupun Direksi baru sudah kita mintai keterangan sehubungan pengerjaan tersebut,” sebut Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumut, Novan H kepada wartawan, Senin (6/4) siang.

Sebelumnya, penyidik Kejatisu telah memanggil Direksi PDAM yang baru, yakni  Heri Batanghari Nasution selaku Direktur Air Limbah dan Arif Haeryadian menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan di Kantor PDAM Tirtanadi, pada hari Senin (16/3) yang lalu. Kemudian, mantan Kepala Divisi (Kadiv) Keuangan PDAM Tirtanadi Sumut, Irwansyah Siregar, Kamis (12/3) lalu.

Begitu juga, pemeriksaan terhadap PT.Wika Jaya, Cemerlang Semesta dan Promit. Seluruh rekanan sudah menjalani pemeriksaan pada hari Senin (10/3) lalu. Selanjutnya, para mantan Direksi PDAM Tirtanadi Sumut, yakni Mangindang Ritonga Plt Dirut PDAM Tirtanadi Sumut yang juga merangkap sebagai Direktur Opersional dan Ahmad Thamrin selaku Direktur Keuangan PDAM Tirtanadi Sumut, pada hari Jum’at (13/2) lalu.

Sumber dana Proyek pengerjaan instalasi pengolahan air (IPA) milik perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirtanadi Sumut, berasal dari APBDSU dengan jumlah Rp200 Miliar dalam bentuk penyertaan mofsl pempropsu, sedangkan  sisanya sebesar Rp34 miliar  berasal dari kas keuangan PDAM Tirtadani Sumut.

Terkuaknya permasalahan Pengerjaan pada proyek IPA di dua tempat berbeda yakni Martubung dan Sunggal terungkap saat kunjungan Komisi C DPRD Sumut.

Untuk proyek IPA PDAM Tirtanadi di Martubung dengan nilai kontrak sebesar Rp58 Miliar, belum terlihat ada pembangunan berarti dilokasi tersebut. Padahal kontrak pekerjaan dimulai sejak Januari 2014. Sedangkan untuk IPA di Sunggal dengan nilai proyek Rp176 Miliar, kondisi bangunan reservoir sudah retak. Sementara batas waktu kontrak harusnya selesai April mendatang.

Tag: » Dipublikasikan : April 7th, 2015 under Korupsi Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan