Medan pphe Cybernews

Jadwal persidangan di PN Medan hampir setiap hari tidak tepat waktu. Padahal PN Medan telah menetapkan jadwal sidang

Kejaksaan Parkir Di Depan Rutan Tanjung Gusta Medan

Mobil Tahanan Kejaksaan Parkir Di Depan Rutan Tanjung Gusta Medan

dimulai tepat pukul 9.00 wib. Namun sidang baru digelar mulai pukul 13.00 wib dengan keadaan bersesak desakan. Hampir setiap hari terlihat para tahanan duduk di kursi yang dipersiapkan bagi pengunjung sidang.

Ruang sidang di PN Medan pada pagi hari terlihat lengang namun sekira jam 13.00 wib terlihat jaksa dan hakim menjadi super sibuk. Permasyalahan molornya waktu sidang di PN Medan kerap menjadi pertanyaan besar bagi pengunjung Pengadilan Negeri Medan. Siapa yang salah ? pertanyaan inipun sudah berulang kali ditujukan kepada PN Medan, Kejari serta pihak rutan. Namun jawaban selalu sama yaitu saling menyalahkan.

Pphe cybernews coba menelusuri penyebab molornya sidang hingga ke rutan tanjung Gusta Medan. Karena Instansi inilah yang sering dikambing hitamkan penyebab molornya sidang.

Kepala Rutan Tanjung Gusta Medan Tony Nainggolan yang ditemui pphe cybernews tidak terima pihaknya selalu dikambing hitamkan menjadi penyebab molornya jadwal sidang karena terlambat memproses administrasi para tahanan yang hendak sidang di PN Medan. Karena merasa pihak Rutan telah mempersiapkan tahanan yang akan dibawa sidang.

Untuk membuktikannya Senin (14/4), bersama pphe Cybernews Tony Nainggolan Ka Rutan Tanjung Gusta duduk di warung kopi yang berada tepat di depan gedung Rutan Tanjung Gusta.

“sekarang jam 08.00 , sambil ngopi, kita lihat jam berapa petugas dari Kejaksaan datang menjemput tahanan, ga usah saling menyalahkan” ujar Tony. Selang beberapa waktu petugas rutan datang meminta agar tony menandatangani administrasi terkait tahanan yang hendak dibawa sidang.

Sambil ngobrol tentang Rutan, sekira jam 10.00 wib seorang petugas kejaksaan datang dengan speda motor. “ nah jam segini ( jam 10.00) baru satu yang datang, itu tukang borgolnya didalam, mobilnya belum datang ” ujar tony.

Tepat jam 10.20 wib dua mobil tahanan kejaksaan parkir didepan gedung Rutan Tanjung Gusta. Namun anehnya para sopir dan petugas kejaksaan serta polisi pengamanan tidak langsung masuk kedalam Rutan menjemput tahanan. Mereka malah menuju warung kopi.

Setengah jam berlalu jam 10.50 wib, tahanan belum juga keluar. Padahal selaku Ka Rutan Tony telah menandatangani semua administrasi terkait tahanan yang hedak di sidang sekira pukul 08.00 pagi.

Yang mengejutkan adalah Petugas kejaksaan dan Polisi pengawalan tahanan masih duduk diwarung kopi, bahkan mereka terlihat santai sambil main kartu.

Dari keadaan tersebut diatas dapat dilihat, bahwa Kejaksaan lah yang lalai dan menjadi penyebab molornya sidang di Pengadilan Negeri Medan.

Tag: » Dipublikasikan : April 14th, 2014 under Hukum Dan Kriminal, Sumatera Utara Terkini Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan