Medan pphe Cyber news – Panwaslu Kota Medan enggan menelusuri penyedia formulir C6. Hal tersebut terungkap saat PN Medan

Terdakwa Pengguna Formulir C6 Palsu Pada Pilpres 2014

Terdakwa Pengguna Formulir C6 Palsu Pada Pilpres 2014

menggelar sidang pelanggaran Pilpres dengan terdakwa Fitri dan Rima. Kedua ABG ini nekad menggunakan Formulir C6 untuk mencoblos di TPS I kelurahan Hevetia Medan, senin (25/8). Fitri dan Rima yang ngekost di kelurahan Helvetia berhasil diamankan oleh linmas sebelum mencoblos di TPS dengan menggunakan formulir C6 palsu.

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Dahlan SH merasa kecewa dengan tindakan Panwaslu yang hanya memproses terdakwa atas penyalahgunaan formulir C6.

β€œ apa sudah ditelusuri dari mana mereka mendapat C6, saya yakin ini banyak lagi dan ini tanggung jawab kita bersama β€œ ujar Dahlan kepada para saksi yang hadir antara lain Panwaslu ( Bechta ), PPL ( Nasir ), Panwascam dan ketua KPPS. Mendengar pertanyaan Mejelis hakim seluruh saksi hanya terdiam.

Selain itu Majelis Hakim juga heran mngapa kedua terdakwa bisa lolos saat pendaftaran di TPS. Usai mendengarkan keterangan saksi saksi, Majelis Hakim kemudian menunda sidang untuk mendengarkan keterangan saksi lain hingga esok , selasa (26/8).

Bechta selaku panwaslu seusai sidang saat dikomfirmasi pphe cyber news mengaku bahwa pihaknya sudah melaporkan dan mencatat adanya penyalahgunaan formulir C6 ke Panwaslu kota medan. ( kota sudah laporkan sampai panwaslu kota Medan” ujar Bechta.

Sebelumnya Fitri dan Rima tertangkap tangan oleh linmas saat hendak mencoblos di TPS I kelurahan Helvetia pasa Pillpres 2014 yang lalu. Tertangkapnya kedua terdakwa disebabkan oleh warga mengenal kedua terdakwa bukanlah warga kelurahan tersebut. Selama ini keduanya ngekost di rumah warga kelurahan Helvetia.

Berdasarkan keterangan kedua terrdakwa kepada panwaslu formulir C6 didapat dari seorang wanita bermarga Brutu. Namun Panwaslu tidak memproses Brutu hingga kepengadilan.

Tag: » Dipublikasikan : Agustus 25th, 2014 under Hukum Dan Kriminal Oleh redaksi | No Comments »

Selamat Datang Bos , Tolong dikomentari berita ini dengan sopan