Tanggal : Rabu  10 Desember 2008 16:50
Laporan :Jay/ded

Ratusan Pemukim Sungai Deli Minta Pelaku Perusak Lingkungan Dijatuhi Sanksi Tegas

Foto-Berita

Medan pphe-ri.com
Ratusan orang yang bermukim dikawasan pinggiran sungai Deli Medan melakukan aksi unjukrasa ke Pengadilan Negeri Medan, pada Rabu (10/12). Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar majelis hakim agar memberikan sanksi tegas bagi para pelaku perusak lingkungan tersebut, terlebih lagi para pengunjukrasa sangat kecewa karena setiap pengaduan mereka selalu saja dimentahkan oleh pihak pengadilan.

Para pengunjukrasa, juga meminta agar para hakim baik di Pengadilan Negeri Medan maupun Pengadilan Tinggi Sumatera Utara untuk turun kelapangan melihat langsung perbuatan develover yang tidak hanya sebatas menimbun jalur hijau akan tetapi sudah meluruskan aliran sungai.

Ini dapat dilihat dikawasan pinggiran sungai deli, setiap hujan ratusan pintu perumahan warga selalu saja terendam air, akibat meluap sungai deli. Sehigga masyarakat meminta agar pemerintah dalam hal ini penegak aparat hukum untuk lebih tegas dalam melakukan pengawasan dan pemberian sanksi bagi pelanggar lingkungan tersebut.

Aksi yang berlangsung selama setengah jam tersebut, membuat jalan di depan gedung pengadilan negeri medan menjadi macat total, dimana massa melakukan orasi diluar pintu gerbang gedung Pengadilan Negeri Medan yang berdampingan dengan gedung Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.

Namun aksi mereka tersebut, tidak mendapatkan respon dari pejabat Pengadilan Negeri Medan dan Pengadilan Tinggi Sumut, sehingga para pengunjukrasa menjadi kecewa dengan sikap para pejabat teras di kedua lingkungan pengadilan yang tidak mau menjumpai para pengunjukrasa.

Meski tampak kecewa, para pengunjukrasa tidak patah semangat, dimana aksi unjukrasa yang bertetapan dengan peringatan Hari Sedunia HAM ke-60 tersebut, ini telah membuktikan belum ada perlakuan atau peran dari pihak pemerintah baik itu eksekutif maupun yudikatif yang memperhatikan kondisi masyarakat kecil, terutama dalam mendapatkan hak-hak mereka.

Setelah puas para pengunjukrasa akhirnya membubarkan diri dengan kawalan puluhan petugas kepolisian yang sudah berjaga-jaga disetiap persimpangan jalan untuk mengantisipasi kemacatan badan jalan.