Laporan :Putra
Gebrak Tolak SKB 4 Menteri
Medan pphe-ri.com
Ratusan massa yang mengatasnamakan Gembrak berdemo di gedung DPRDSU menolak SKB 4 Menteri yang dituding merugikan buruh. Dalam statemen nya disebutkan bahwa kenaikan upah buruh tidak lebih dari 6 % menunjukan keberadaan pemerintah hanya untuk melindungi kaum pemodal atau kapitalis.
Gebrak juga berpendapat kebijakan pemerintah melalui SKB 4 Menteri bukan hanya merugikan buruh, tetapi seluruh elemen masyarakat. Namun yang paling merasakan akibatnya dalah 4 elemen penopang bangsa yaitu, kaum buruh, kaum tani, nelayan dan kaum miskin kota.
Selain menolak SKB 4 Menteri Gebrak juga mengkritik tingginya harga BBM membuat nelayan kesulitan untuk melaut, sementara hasil tangkapan tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Demikian juga dengan petani, pupuk hilang dari pasaran, akibat harga pupuk melambung tinggi. Sementara hasil pertanian terus mengalami penurunan. Sementara kaum miskin kota termasuk buruh pedagang, tukang becak hidup dalam kemiskinan dan keresahan tanpa batas.
Menurut Gebrak bahwa situasi ini bukan dampak krisis global sebagaimana yang didengung dengungkan pemerintah, tetapi karena pemerintah tidak pernah peduli dan berpihak kepada rakyat.
Gebrak mengajak seluruh komponen yang ada dimasyarakat agar meminta pemerintah untuk mencabut UU No 13 Tahun 2004 tentang tenaga kerja dan PHHI No 2 tahun 2004. Mencabut SKB 4 Menteri yang merugikan buruh, hentikan PHK dan naikan gaji buruh menjadi 2 juta perbulan. Meminta agar 51 pekerja UNIBIS dipekerjakan kembali





