Tanggal : Sabtu  29 November 2008 7:43
Laporan :Budi Laia

Seorang Siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemarin Dinyatakan Tidak Lulus Tapi Esoknya Lulus

Foto-Berita

Medan pphe-ri.com
M Harahap siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) sampali Medan sumatera Utara sebelumnya disebutkan tidak lulus oleh Kabid humas Poldasu. Tetapi setelah melalui proses pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Poldasu dan terbukti tak bersalah, akhirnya siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali M Harahap dilantik dan disumpah sebagai Bintara Poldasu. Pelantikan itu dilaksanakan oleh Kepala SPN, Kombes Totok Kasmiarto, SH di SPN Sampali.

"Karena terbukti tidak bersalah, hari ini M Harahap dilantik oleh Ka SPN Sampali Kombes Pol Drs Toto Masmiarto," ujar Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Baharudin Djafar, Msi kepada wartawan di ruang kerjanya.

Baharudin menjelaskan, M Harahap ditunda dilantik karena ada seorang wanita yang mengaku pacarnya mengadu saat Bintara junior itu pendidikan di SPN Sampali, komunikasi tak pernah lagi terjalin diantara keduanya. Karena itu, pacar itu curiga sehingga melapor kepada Kapolda Irjen Pol Nanan Soekarna. Tapi, setelah diselidiki, ternyata persoalan M Harahap lantaran dirinya tidak pernah lagi berkomunikasi dengan pacarnya itu. “ Bukan karena ingin meninggalkannya, melainkan untuk konsentrasi dalam pendidikan,” katanya.

Tapi, Baharudin tak menjelaskan secara rinci tentang masalah pribadi Bintara Poldasu asal Medan tersebut dengan pacarnya itu. Hanya saja, menurut Baharudin, Kapoldasu Irjen Pol Drs Nanan Soekarna menginginkan polisi yang benar-benar bisa melayani masyarakat. "Karena adanya laporan dari masyarakat, maka Kapolda menanggapinya sehingga pelantikan M Harahap terpaksa ditunda," jelasnya.

Sebelumnya, M Harahap gagal dilantik oleh Kapoldasu Irjen Pol Nanan Soekarna bersama 284 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali lainnya, Kamis (27/11) karena pengaduan pacarnya. Dalam pelantikan itu Nanan menyatakan, setiap polisi yang bersalah akan segera ditindak. Karena itu, Nanan tak ingin masih ada anggotanya yang mencoreng citra Polri.