Tanggal : Jum'at  12 Maret 2010 21:09
Laporan :Laia

Niat Melerai Teman Malah Dihajar Rudi Cs

Foto-Berita

Medan pphe cyber news
Julius alias Jul (28) warga Jalan Komplek Perumahan Sri Gunting Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten deli Serdang, babak belur dihajar OTK bergaya preman, Kamis (11/3) seputar pukul 00.00 Wib dinihari. Begini ceritanya, saat itu Jul berniat memisahkan perkelahian temannya bernama Masa dan Mesi yang terjadi di Jalan Sei Belutu Kelurahan Merdeka Kecamatan Medan Baru. Tepat didepan pakter tuak milik sebut saja pak Ucok, tiba-tiba sekelompok pemuda yang diketahui teman-temannya Rudi bukannya membantu melerai malahan melakukan penyerangan terhadap si Jul hingga babak belur.

Oleh warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru via handphone. Dalam beberapa menit, petugas Polsekta Medan Baru yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Iptu Muhammad Faruk Rozi beserta personilnya tiba dilokasi kejadian. Namun, sangat disayangkan para pelaku sudah keburu kabur dari sergapan petugas. “Saya bermaksud memisahkan teman saya yang berantam, malah saya yang diserang Rudi dan kawan-kawanya,” ujar Jul pada cyber news di lokasi kejadian.

Selanjutnya, tak terima dengan perbuatan para tersangka korban langsung mendatangi Polsekta Medan Baru untuk membuat laporan pengaduan yang tertuang dalam No. Pol: STPL/446/III/2010/Tabes Baru tertanggal 12 Maret 2010 yang diketahui Ka SPK “B” Aiptu Indra Utama. Menanggapi gaya premanisme yang dilakukan Rudi Cs, Sekertaris Jenderal Penegak Hukum dan Hak Azasi Manusia (Sekjend gak HAM), Foster Sirait SH meminta kepada Kapolsekta Medan Baru agar segera menangkap Rudi Cs yang melakukan penganiayaan terhadap masyarakat yang bertujuan melerai perkelahian temannya.

“Bila hal ini dibiarkan, berarti di Sumut khususnya kota Medan masih kental dengan keberadaan premanisni. Untuk itu, sekali lagi saya harapkan supaya para pelaku segera ditangkap,” tandas mantan pengacara tahun 80-an tersebut.