Tanggal : Jum'at  5 Maret 2010 8:08
Laporan :Laia

Pasca Unjuk Rasa Soal Kasus Bank Century, Kodam I/BB Amankan Sumbagut

Foto-Berita

Medan pphe cyber news
Panglima Kodam I/BB Mayjen TNI Noer Muis mengatakan, Kodam I/BB menjamin keamanan Sumbagut pasca unjuk rasa soal kasus bank century. Hal itu dikatakannya saat melakukan kunjungan kerja ke Batalyon 100 Raider Namu Sirasira Rabu (3/2) sekira pukul 08.30 WIB. Kunjungan kerja ini merupakan kunjungan ke dua mantan Pangdam Pattimura ini setelah Yon Zipur I/DD dan Batalyon Kavaleri 6/Serbu merupakan program kerja, setelah beberapa bulan menjabat sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan.

Kunjungan Kerja (kunker) Panglima Kodam I/BB Mayjen Noer Muis didampingi Kapendam I/BB Letkol Dr H Asren Nasution, Kazidam Kolonel Untung Waluyo, Asintel Kasdam I/BB Kolonel Gustav Agus Irianto, dan Kakumdam I/BB Kolonel CHK Wahardono, Dandim Langkat Letkol Inf Widjarnako. Dalam kesempatan tersebut dihadapan ratusan parjurit Yonif 100 Raider Pangdam I/BB mengatakan bahwa dalam rangka melakukan pengamanan untuk mengantisipasi situasi yang tidak memungkinkan di jajaran wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pasca unjuk rasa soal kasus Bank Century, Kodam I/BB, TNI AU, AL, POLRI dan elemen masyarakat lainnya siap untuk mengamankan wilayah Sumbagut. Kodam dalam hal ini telah mempersiapkan personelnya di beberapa wilayah untuk membantu aparat kepolisian. Seluruh personel jajaran Kodam I/BB telah dipersiapkan di kesatuannya masing-masing untuk mengantisipsai dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Personel yang dipersiapkan oleh Kodam I/BB untuk memback up kesiapan pengamanan yang telah dilakukan oleh Polri khusus di jajaran Sumatera Utara. Pangdam I/BB juga mengatakan bahwa personel yang telah disiagakan tersebut tidak seluruhnya siaga satu.Jumlah pengamanan yang diturunkan oleh Kodam I/BB untuk kota Medan berjumlah lebih kurang satu batalyon.Pengamanan yang diturunkan oleh Kodam I/BB bukan hanya di Kota Medan saja akan tetapi di daerah-daerah jajaran Kodam I/BB juga disiagakan. Sedangkan untuk perkotaan khususnya Kota Medan Kodam I/BB hanya bersifat membantu atau memback up dari kepolisian setempat.Sementara itu pengamanan yang telah disiagakan oleh Kodam I/BB bukan hanya personel pasukan akan tetapi personel intelijen juga telah diturunkan untuk memantau situasi keamanan di wilayahn Kodam/BB.

Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa pengamanan yang dilakukannya tersebut pengamanan melekat secara otomatis untuk wilayah Sumbagut.Dukungan dalam pengamanan yang dilakukan Kodam I/BB ini merupakan pengamanan terpadu yang dilakukan personel jajaran Kodam I/BB.Pengamanan tersebut bukan hanya dilakukan di wilayah Kodam I/BB saja akan tetapi seluruh jajaran Kodam se Indonesia juga dilakukan pengamanan.Namun hanya daerah-daerah tertentu saja yang diberlakukan Siaga I seperti Jakarta. Dalam kesempatan tersebut Panglima Kodam I/BB juga menghimbau kepada prajurit Yonif 100 Raider jangan melakukan tindak-tidakan yang memalukan kesatuan.Bagi prajurit yang melanggar aturan tersebut maka prajurit tersebut akan ditindak secara tegas melalui prosedur TNI yang berlaku.Apalagi menyangkut narkoba dan disersi dari kesatuan. Narkoba dapat mematikan jiwa dan fikiran prajurit, jika prajurit kehilangan jiwa dan akal sehat maka yang bersangkutan bukan lagi prajurit, Prajurit sejati adalah sehat jasmani dan sehat rohani termasuk berfikir jernih, Narkoba harus diperangi Karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan kebangsaan, keluarga dan menghancurkan militansi prajurit.