Laporan :Budi
Liput Dugaan Mall Praktek, Pihak RSU Adam Malik Medan Sekap 5 Wartawan
Medan pphe cyber news
Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan melakukan intimidasi dan penyekapan terhadap lima orang wartawan yang melakukan peliputan dugaan mallpraktek, Sabtu (6/2) kemarin.
Menurut informasi yang diperoleh pphe cyber news, Minggu (7/2) peristiwa tersebut berawal ketika wartawan melakukan peliputan dugaan mall praktek yang dilakukan dokter bedah terhadap anak bayi berumur lima bulan bernama Ananda Agustina lubis, putri dari pasangan Nurasiah Spd dan Jagumanti lubis warga asal Kelurahan Gunting Saga, Kualuh Hulu, Labuhan Batu utara, Sumatera Utara.
Kasus dugaan mallpraktek yang terkesan ditutup-tutupi atas kesalahan dokter bedah tersebut membuat wartawan tertarik untuk mengambil gambar bayi. Namun lima wartawan cetak dan elektronik langsung di sekap serta diintimidasi oleh Dodi bagian Staf dokter anak yang kemudian meminta gambarnya dihapus.
Selanjutnya, kelima wartawan yang melakukan peliputan tersebut dibawa keruang dokter untuk meminta agar wartawan tidak menerbitkan kasus yang telah di liput di RSUP Adam Malik tersebut. Namun kelima wartawan yang merasa terancam, menginformasikan kepada rekan wartawan lainnya. Setelah itu satpam langsung bersiaga dan terlibat kericuhan dengan dua wartawan televisi yang datang untuk menyusul lima rekan wartawan yang ditawan pihak rumah sakit.
Security yang bertugas di RSUP Adam Malik tersebut menampar kamera dua wartawan televisi dari MNC dan TV ONE sembari mengancam akan menggantung wartawan yang akan masuk keruang dimana tiga wartawan ditahan. Perang mulut pun terjadi sampai dua jam, meski pihak rumah sakit telah mengajak berdamai namun salah sejumlah wartawan memutuskan untuk menggugat security yang telah mengancam dan menampar kamera wartawan.
"Kamera kami ditampar dan diancam akan digantung oleh security saat kami akan membantu rekan kami yang di sandera disalah satu ruangan dokter di rumah sakit tersebut," ujar salah seorang wartawan kepada pphe cyber news. Tidak senang dengan perbuatan yang dilakukan pihak security RSUP Adam Malik Medan, akhir kelima wartawan tersebut mendatangi Mapoltabes Medan untuk membuat laporan pengaduan.





