Laporan :Budi
Bocah SD Memar-Memar Dianiaya Tetangga
Medan pphe cyber news
Seorang bocah, Mario Situmorang (7) mengalami luka memar di bagian tubuh karena habis dipermak
tetangganya warga Jalan Sekip Gang supir, Medan Petisah, Sabtu (6/2) sore kemarin. Yang anehnya dari
peristiwa itu, pelakunya Tiur (40) terlebih dahulu membuat pengaduan ke Mapolsekta Medan Baru.
Sumber di kepolisian Minggu (7/2) menyebutkan, sore itu korban bersama teman-temannya bermain di depan rumah pelaku. Tidak berapa lama, pelaku keluar, dan tanpa alasan yang jelas pelaku langsung marah seraya menganiaya korban.
Kurang puas, pelaku bahkan menyeret dan kembali memukul korban pakai sepatu berhak tinggi ke bagian wajah korban. Karuan saja, korban yang masih tercatat sebagai pelajar kelas satu sekolah dasar (SD) di Medan ini menjerit kesakitan. Dengan terisak-isak, korban pulang dan terus menceritakan penderitaannya kepada orang tuanya. Setelah mendengar pengaduan korban, pihak keluarga terus bergegas ke Mapolsekta Medan Baru, untuk membuat laporan pengaduan.
Belum lagi sampai ke Polsekta Medan Baru, si pelaku (Tiur) sudah ada di depan sentral pelayanan kepolisian (SPK) Polsekta Medan Baru, untuk membuat pengaduan kalau dirinya telah dianiaya korban dengan cara dilempar pakai batu. Namun, setelah ditanya polisi akhirnya Tiur mengaku kalau korban dipukulinya karena buat ribut di depan rumahnya. ”Saya kesal sama dia, karena buat ribut di depan rumah. Lalu, karena emosi terus aku cubit dan kulempar pakai selop,” kata Tiur pada petugas.
Tante korban, Laura mengatakan, dirinya tidak terima perlakuan tetangganya, dan meminta pihak kepolisian segera menangkap pelakunya. "Ini bukan yang pertama kali dia (Tiur), lakukan. Tega kali dia,” upat Laura.





