Tanggal : Kamis  28 Januari 2010 21:31
Laporan :Budi

Mencurigakan, Warga Aceh Nyaris Dimassa

Foto-Berita

Medan pphe cyber news
Mustafa (23) warga asal War pengas, Aceh Takengon nyaris menjadi bulan-bulanan massa. pasalnya pria yang mengaku kesasar ini didinyalir melakukan pengintaian di tiap-tiap rumah mewah perumahan Pondok Surya, Jalan Karya Medan. Menanggapi hal tersebut, pihak security bersama warga setempat yang merasa curiga langsung memboyong Mustafa ke polsekta Medan Helvetia guna menjalani pemeriksaan dan penyelidikan pihak kepolisian, Kamis (28/1) sore. Kepada wartawan, Dedi (30) dan rekannya Rijal (28) warga Jalan Karya Pondok Surya mengaku curiga dengan gelagat Mustafa. Pasalnya meski telah berulang kali diusir dari perumahan tersebut, Mustafa masih tetap bersikeras dan masuk ke Perumahan tersebut.

"Bandal kali bang, kami curiga dia mengintai rumah-rumah disitu". Kata Dedi ditemani Rijal. Dedi menceritakan kejadian itu, semula, Kamis (28/1) sekira jam 00.30 Dinihari, Mustafa langsung masuk ke perumahan tersebut tanpa izin dan berkeliaran memantau rumah-rumah di Kompleks tersebut.

Akan gelagatnya yang mencurigakan, petugas security, Ali langsung mengamankan Mustafa. Disini, segudang pertanyaan yang dilontarkan, Mustafa semula menjawab kesasar. namun belakangan untuk mengetahuim loaksi perumahan tersebut. Namun berlanjut, mustafa menjawab untuk shalat di mesjid tersebut. Hingga malam itu warga Aceh yang disinyalir memantau lokasi erumahan tersebut lanmgsung diusir paksa dari kompleks tersebut oleh warga.

Belum usai disitu, meski telah diusir, Sejak pagi hingga siang sekira jam 13.30 wib, Mustafa masih tetap berkeliaran diareal kompleks tersebut. Meski telah diusir namun Mustafa tetap melawan dan membandel dengan sejuta alasan untuk tetap berada di perumahan tersebut.

Sementara warga Jalan Karya yang merasa curiga dengan Mustafa nyaris menghakiminya. namun akibat tidak terbukti melakukan tindak kriminal. Warga yang tidak mau berurusan langsung memoboyng paksa mustafa ke Polsekta Medan Helvetia. Hingga sore, Mustafa masih berada di ruang Sentral Pelayanan Kepolsiian Polsekta Helvetia. Namun Mustafa yang dimintai keterangan mengaku kesasar, dan merantau ke Medan.