Syekh Abdurrahman Urrahim bin Nakhoda Alang Batubara (Tuan Syekh Silau Laut) merupakan kakek dari Dai kondang Ustaz Abdul Somad

Syekh Abdurrahman Urrahim bin Nakhoda Alang Batubara (Tuan Syekh Silau Laut) merupakan kakek dari Dai kondang Ustaz Abdul Somad. Foto/IST BUAH jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah bijak ini dinilai tepat menggambarkan eksistensi Ustaz Abdul Somad dalam menghidupkan dakwah di Indonesia. Pepatah di atas ingin menegaskan bahwa sifat dan perilaku orang tua sangat mempengaruhi karakter>>Baca Selanjutnya

Dari Mitsui Menjadi Milik Anak Negeri Manufacturing Hope 127 Satu lagi perusahaan BUMN membeli perusahaan asing. Mulai 1 April lalu PT Kaltim Pasifik Alkalinitas, perusahaan amoniak terbesar di Indonesia yang selama ini dimiliki Mitsui dan Tomen Jepang, sudah 100 persen menjadi milik Indonesia! Perusahaan tersebut berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur. Berada satu komplek dengan PT>>Baca Selanjutnya

Patriotisme BRIsat di Orbit Luar Angkasa Manufacturing Hope 126 Dari Tual terbang ke Bali. Dulu jual sekarang beli. Itulah pantun yang tiba-tiba diucapkan seorang tokoh saat berada di dalam lift kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI). Hari itu Direktur Utama BRI, Sofyan Basyir, menandatangani kontrak pembelian satelit dari perusahaan Amerika Serikat Space System/Loral, LLC. Satelit>>Baca Selanjutnya

Pisang Mulai Diekspor, Jambu Citra Menyusul Manufacturing Hope 115 Tanyalah tentang pisang, pepaya, atau jambu citra kepada Dirut PTPN 8, Dadi Sunardi. Dia akan jawab dengan gaya seorang marketing perusahaan buah. Kini dia sudah menguasai secara detil persoalan buah tropik. Sama dengan kalau Anda bertanya tentang semen kepada Dirut PT Semen Indonesia, Dwi Soetjipto, yang>>Baca Selanjutnya

Mekanisasi Sniper Pemburu Tikus Manufacturing Hope 113 Asyik sekali temuwicara informal dengan ketua-ketua kelompok tani di Desa Sambitan, Tulungagung, Jawa Timur, tadi malam. Sekali lagi para petani kita itu begitu banyak idenya. Misalnya dalam hal mekanisasi pertanian. Selama ini yang sudah memasyarakat secara tuntas adalah mesin bajak. Tidak ada lagi petani yang membajak dengan kerbau>>Baca Selanjutnya

Jendral Semut Kebanggaan Bangsa Manufacturing Hope 112 Salah satu masalah yang harus langsung saya hadapi saat diangkat menjadi Menteri BUMN di akhir tahun 2011 lalu, adalah ini: mencari orang yang harus menggantikan Direktur Utama Perum Bulog saat itu, Sutarto Alimoeso. Dia oleh banyak kalangan dinilai kurang baik kinerjanya. Namanya sudah resmi diusulkan untuk diganti. Maka>>Baca Selanjutnya

Dengan Grobogan Tidak Perlu Impor Manufacturing Hope 111 Kita belum tahu siapa yang akan jadi juara Wirausaha Muda Mandiri tahun ini. Minggu depan, dalam acara yang biasanya dihadiri 5.000 wirausaha muda, kita baru tahu siapa dia. Tiap tahun Bank Mandiri memang mengadakan lomba wirausaha untuk anak muda. Juaranya selalu hebat. “Saya juara tahun lalu, Pak,”>>Baca Selanjutnya

Oleh-oleh dari London untuk Hemat Investasi Manufacturing Hope 110 Semua penumpang pesawat mengeluh: bukan main lamanya antre terbang di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Teman saya harus berada di dalam pesawat lebih satu jam hanya untuk mendapat giliran take-off. Saya sendiri mengalami hal yang sama. Terbang ke Lampung hanya 45 menit, tapi antre terbangnya lebih lama dari>>Baca Selanjutnya

Lega Tidak Impor dan Lega di Godean Manufacturing Hope 109 Inilah berita yang paling menggembirakan bagi bangsa Indonesia di akhir tahun 2013 ini: Indonesia berhasil tidak impor beras lagi. Ini karena pengadaan beras oleh Bulog mencapai angka tertinggi dalam sejarah Bulog. Sampai tanggal 25 Desember kemarin Bulog berhasil membeli beras petani sebanyak 3,5 juta ton.>>Baca Selanjutnya

Lima Sendok Listrik untuk Bintuni dan Sebatik Manufacturing Hope 108 Bintuni minggu ini sudah akan berbeda dengan Bintuni minggu lalu. Berbeda pula dengan Bintuni dua tahun silam, saat saya masih menjabat Dirut PLN. Minggu ini Bintuni adalah Bintuni yang berlistrik. Bukan lagi Bintuni yang gelap gulita, yang dari kegelapannya itu bisa melihat gemerlap cahaya listrik>>Baca Selanjutnya

Kecelakaan dengan Emosi Diaduk Manufacturing Hope 107 Menarik sekali kesaksian seorang ibu ini: dia melihat masinis masuk ke gerbong paling depan untuk memberi tahu bahwa kereta segera menabrak mobil tangki, dan karena itu penumpang diminta segera pindah ke gerbong di belakangnya. Ruang masinis memang menjadi satu dengan gerbong paling depan yang dikhususkan untuk penumpang wanita.>>Baca Selanjutnya

Kekalahan Kebaikan oleh Fitnah Manufacturing 106 Saya punya kebiasaan yang mungkin bisa membahayakan diri saya sendiri, yaitu selalu meneruskan (forward) SMS, BBM atau e-mail kepada direksi-direksi BUMN yang terkait. SMS, BBM atau e-mail itu datang dari mana-mana, baik perorangan atau lembaga. Banyak sekali SMS, BBM atau e-mail yang saya terima setiap harinya. Ada yang menghujat,>>Baca Selanjutnya

Manajemen dengan Tiga Musuh Baru Manufacturing Hope 105 PARA direksi BUMN kini menghadapi ujian alam: menghadapi gejolak ekonomi. Terutama ketika dolar mencapai Rp 12.000 seperti yang terjadi sejak pekan lalu. Semangat untuk maju yang sudah dibangun menggebu-gebu, kini harus berhadapan dengan jurang. Risiko-risiko perusahaan kini menganga di depan mata. Dalam menghadapi situasi seperti ini, semangat saja>>Baca Selanjutnya

Senyum Tulus Marketing Para Dirut Manufacturing Hope 104 “Senyum saya sudah betul, Pak?” tanya seorang direktur utama BUMN kepada saya melalui SMS. Dirut tersebut prestasinya luar biasa hebat. Tapi, senyumnya juga luar biasa pelit. Setiap kali bertemu sang Dirut saya memang terus mempersoalkan wajahnya yang selalu tegang. Dan kaku. Dan cemberut. “Anda itu Dirut yang>>Baca Selanjutnya

Mengukur Kerumitan Pangkalan Susu Manufacturing Hope 103 Sudah pukul 20.30, perjalanan darat dari Medan ke Pangkalan Susu baru dapat setengahnya. Manufacturing Hope ke-103 ini belum ditulis. Redaktur media sudah menunggu. Jam segitu tulisan ini biasanya sudah terkirim. Tadi malam saya harus ke Pangkalan Susu, tiga jam perjalanan darat dari Medan. Di Pangkalan Susu ini sedang>>Baca Selanjutnya

Marathon Dua Perusahaan Ikan yang Baru Bangkit Manufacturing Hope 102 Satu lagi perusahaan BUMN yang selama ini “tidak hidup dan tidak mati” kini bergairah kembali: Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Nasibnya pernah sama dengan PT Perikanan Nusantara (Perinus) yang mengalami semaput bertahun-tahun. Kini dua-duanya hidup kembali. Kalau PT Perinus bergerak di bidang penangkapan ikan, Perum Perindo>>Baca Selanjutnya

Debaran-debaran Jantung di Sekitar Inalum Manufacturing Hope 101 Ada dua debaran jantung pada hari-hari menjelang tanggal 31 Oktober 2013. Pertama ketika sidang Komisi XI DPR tidak korum pada 24 Oktober. Akibatnya hari itu tidak bisa diambil putusan untuk menyetujui pelaksanaan pengambilalihan PT Inalum yang tinggal tujuh hari lagi. Padahal DPR sudah mau reses. Untungnya pada>>Baca Selanjutnya

Dua Tahun dengan Banyak Kejadian Manufacturing Hope 100 Minggu lalu bersejarah bagi saya: genap dua tahun jadi Menteri BUMN. Minggu ini juga bersejarah bagi saya: menerima PT Inalum sebagai BUMN baru hasil penyerahan dari Jepang ke pangkuan Indonesia. Selama dua tahun jadi menteri saya merasa baik-baik saja. Tidak gembira tapi juga tidak susah. Biasa-biasa saja.>>Baca Selanjutnya

Gotong Royong Untuk 86,4 Juta Orang Miskin Manufacturing Hope 99 Pagi ini di Sukabumi. Seluruh direktur utama BUMN berkumpul. Di Sukabumi mereka membubuhkan tanda tangan pertanda ikut gotong royong. Mengikutkan seluruh karyawan dan keluarga mereka ke program BPJS Kesehatan. Bapak Presiden SBY hadir di acara ini. Beliau tidak hanya menyaksikan. Beliau ingin program bersejarah yang>>Baca Selanjutnya

Mereka Yang Tidak Basah Di Kolam Oli Manufacturing Hope 98 Mungkinkah orang yang terjun ke kolam oli tidak terkena oli? Tidak mungkin. Itulah yang sering disangkakan oleh siapa pun terhadap siapa pun. Kalau kolam oli itu diartikan secara harfiah, logikanya memang “hil yang mustahal” -untuk meminjam istilah lama almarhum Asmuni Srimulat. Tapi dalam kehidupan sehari-hari>>Baca Selanjutnya

Page 1 of 6:1 2 3 4 » Last »